UPQ Akan Cetak 35 Ribu Al-Quran

JAKARTA, (SM)–Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) Kementerian Agama, semula bernama Lembaga Percetakan Al-Quran (LPQ), yang beroperasi di Ciawi, Bogor akan kembali mencetak mushaf Al-Quran sebanyak 35.000 mushaf. Proses cetak Al-Quran akan dimulai pada September 2016 setelah bahan-bahan cetak tersedia,seperti kertas yang sekarang dalam tahap tender.

“Insya Allah mesin cetak milik Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) ini akan mulai jalan kembali untuk mencetak 35.000 mushaf Al-Quran yang akan dimulai pada bulan September 2016, setelah bahan-bahan cetak tersedia seperti kertas yang sekarang sedang ditenderkan,” ungkap Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin di Jakarta, Jumat (12/8).

Dalam keterangannya, Machasin mengatakan, LPQ) yang ada dihentikan sementara karena ada perubahan manajemen dari LPQ menjadi Unit Percetakan Al-Quran (UPQ). UPQ saat ini menjadi Unit PelaksanaTeknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 27/2013 tertanggal 28 Maret 2013.

Machasin membantah bahwa mesin cetak LPQ tidak jalan. Menurutnya, sampai saat ini,mesin-mesin yang ada masih beroperasi. “Mesin cetak utama siap operasi, tetapi kapasitasnya tidak didukung dengan mesin-mesin untuk finishing. Sekarang sedang dilakukan proses pembelian mesin-mesin pendukung supaya kapasitas produksinya bisa lebih cepat,” jelasnya.

Pada tahun 2015, lanjut Machasin, Kementerian Agama telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan Al-Quran dengan jumlah 1.500.000 eksemplar. Jumlah itu terdiri dari 700.000 Mushaf Al-Quran, 500.000 Juz Amma, serta 300.000 Al-Quran dan terjemahnya. Namun karena sejumlah kendala, di antaranya: keterbatasan waktu, kapasitas mesin untuk mencetak dalam jumlah besar tidak cukup, SDM yang ada juga tidak cukup seiring adanya perubahan kelembagaan, maka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap Al-Quran yang begitu banyak, proses pengadaan pada tahun 2015 dilakukan melalui tender.

Machasin memastikan bahwa pada tahun 2016, tidak ada lagi pengadaan kitab suci Al-Quran  melalui tender langsung. Pencetakan Al Quran akan dilakukan oleh UPQ sesuai dengan tugas dan fungsinya.(FR)

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Wali Kota Bogor Tinjau Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor

SUARA MASJID | Bogor–Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau kemajuan pembangunan Masjid Agung dan …

Suling

Pangdam Jaya Apresiasi Program Subuh Keliling PMJ di Masjid Cut Meutia

SM | Jakarta—Ada yang spesial di acara Subuh Keliling (Suling) Polda Metro Jaya yang dilaksanakan …

Translate »