Tips Melatih Anak untuk Bersabar

SUARA MASJID–Pernah melihat anak-anak sering tak sabar ingin melakukan sesuatu, saat dicegah menangis. Sebagai orangtua mungkin kerap menemui anak seperti itu. ada baiknya jika orangtua menyimak tips berikut untuk melatih anak terbiasa bersabar.

Dalam sebuah penelitian tentang kesabaran yang dilakukan Bing Nursery School dari Stanford University terhadap anak di usia di bawah lima tahun diketahui bahwa anak yang memiliki kesabaran lebih ternyata memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi.

Konsultan anak Hanny Muchtar Darta saat talkshow “Pentingnya Kecukupan Asupan Vitamin dan Mineral agar Anak Incredible” menjelaskan, memenuhi semua keinginan anak saat anak meminta sesuatu tanpa proses menunggu bisa berdampak buruk pada perkembangan mental anak.

Selain itu, anak akan cenderung menjadi anak yang manja dan menumbuhkan sikap arogan serta keras kepala.”Sebaiknya latih anak untuk bersabar, dan jelaskan kepadanya bahwa semua hal butuh proses,” jelas Hanny.

Hanny menambahkan, melatih kesabaran anak sejak usia dini adalah hal yang cukup penting karena saat anak memiliki kesabaran yang tinggi, anak akan sangat menghargai semua hal yang mereka miliki. Selain itu juga akan berdampak pada perkembangan pola pikir dan daya juang yang tinggi, sehingga saat dewasa mereka tak terbiasa mengambil jalan pintas untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

“Banyak cara yang bisa dilakukan para orang tua untuk melatih kesabaran anak, misalnya saat anak meminta dibuatkan susu cobalah membuat anak sedikit menunggu. katakan pada anak Anda bahwa Anda perlu membersihkan botol susunya dan mencuci tangan terlebih dulu,” ujarnya.

Penolakan dan perlawanan dari anak karena keinginannya tertunda biasanya terjadi, saat itulah Anda bisa mengajaknya belajar untuk berdiskusi dengan bahasa yang lembut dan mudah dimenegrti.  Saat itu sesungguhnya telah terjalin sebuah komunikasi dua arah antara orangtua dan anak, dan hal ini telah mengajarkan pada anak anda banyak hal positif, “Jadi ada banyak manfaat yang bisa diambil sekaligus: sabar, hemat, menghargai, dan juga berkomunikasi untuk berdiskusi. Hal inilah yang membuat anak menjadi lebih cerdas,” tambahnya.

Psikolog anak dari Children’s Medical Center Pete Stavinoha, Ph.D. mengungkapkan anak-anak usia balita umumnya memang belum mengenal konsep waktu sehingga mereka belum memiliki kemampuan untuk bersabar dan menunggu bahkan jika hanya sebentar saja. Oleh karena itu, cara mendidik anak usia dini salah satunya melatih anak bersabar adalah salah satu tugas orangtua.

Melatih kesabaran anak juga diperlukan karena dapat mempengaruhi perkembangan pola pikir dan daya juangnya, sehingga saat dewasa dia tak terbiasa mengambil jalan pintas untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Ini dia cara mendidik anak usia dini yang bisa dipraktekkan agar anak lebih sabar.

 

Tips

Latihan menunggu

Berikan kesempatan pada anak Anda untuk berlatih sabar dan menunggu. Para peneliti menemukan bahwa anak yang sabar menunggu adalah mereka yang memiliki kemampuan mengalihkan perhatian. Misalnya, dengan bernyanyi atau melakukan aktivitas seru di depan cermin saat mereka harus menunggu sesuatu.

Ikut serta anak
Saat Anda sedang sibuk melakukan aktivitas, dan anak meminta sesuatu, tunjukkan kepada anak apa yang sedang Anda lakukan dan minta ia melakukan hal yang sama. Cara ini akan membuat anak memahami dan belajar bahwa ia harus menunggu, sekaligus juga melatih anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu.

Berikan panutan
Berikan contoh pada mereka ketika harus menunggu sesuatu dan berilah contoh yang baik. Perlu diingat bahwa anak-anak cenderung mencontoh tindakan dari orang tuanya, baik atau pun buruk.
Tidak langsung memberikan
Usahakan untuk tidak langsung memberikan sesuatu pada anak agar mereka dapat belajar untuk lebih bersabar dalam mendapatkan sesuatu. Setiap kali anak Anda meminta sesuatu, minta mereka untuk menunggu untuk periode singkat.

Sesuaikan dengan umur anak
Tingkat kesabaran untuk setiap anak berbeda di setiap periode umurnya. Mungkin di saat usia anak masih dini, mereka belum begitu memahami bila disuruh bersabar. Tetapi seiring dengan rutinnya Anda mengajarkan mereka untuk bersabar, mereka pun akan terbiasa dan lebih memahami konsepnya.[FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Lebih 2000 KUA Telah Uji Coba SIMKAH

SUARAMASJID| Jakarta– Kementerian Agama telah meluncurkan Sistem Informasi Pernikahan Berbasis Website (Simkah Web) pada Kamis …

Sandi: Gubernur Mengimbau Ada Gerakan Baca Al-Qur’an

SUARAMASJID| Jakarta–Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri penutupan MTQ XXVII Tahun 2017 Tingkat Provinsi …

Translate »