Terobosan Baru, Kemenag Bagi Tiga Tim Pemandu Haji Daerah

SUARAMASJID| Jakarta–Terobosan baru dilakukan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama. Untuk mengoptimalkan layanan haji, Kemenag perjelas tugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dengan membagi kuotanya dalam tiga kelompok.

Kemenag telah menetapkan bahwa kuota haji tahun ini sama dengan tahun lalu, yaitu 204 ribu haji reguler dan 17 ribu haji khusus. Dalam kuota haji reguler itu, termasuk di dalamnya 1.513 kuota TPHD.

Kuota TPHD mulai tahun ini dibagi menjadi tiga, yaitu: 607 pelayanan umum, 607 pelayanan bimbingan ibadah, dan 299 pelayanan kesehatan.

“Kebijakan ini diambil agar pelayanan kepada jamaah bisa lebih baik dan profesional. Dengan dibagi tiga, maka kompetensi petugas daerah dalam membantu melayani jamaah menjadi jelas,” ujar Kasubdit Pendaftaran Noer Aliya Fitra (Nafit) di Jakarta, Senin (5/3).

“Selama ini ketika dibagi gelondongan, TPHD banyak diisi oleh petugas dengan spesifikasi yang kurang jelas. Beberapa di antaranya bahkan bukan membantu melayani jamaah, malah minta dilayani,” sambungnya.

Seleksi TPHD dilakukan oleh Pemerintah Provinsi. Namun demikian, dalam pelaksanaannya, Pemprov berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi setempat.

“Sesuai regulasi dalam PP 79/2012 dan PMA 20/2016, petugas TPHD harus dilakukan seleksi secara profesional,” tandasnya.

Nafit berharap, pembagian kuota TPHD ini akan berdampak nyata pada peningkatan kualitas layanan jamaah haji. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Pelunasan Biaya Haji 1441H Mulai 19 Maret 2020

SM| Jakarta–Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk jamaah haji reguler, Petugas Haji Daerah (PHD), …

biaya haji

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

SM| Jakarta–Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI menyepakati besaran rata-rata …

Translate »