Masjid Kampung Haji Embarkasi Pertama di Indonesia

SM| Sabang–Dulu, para calon jamaah haji yang akan pergi menuju negara Arab Saudi harus melalui proses karantina. Para jamaah haji berangkat dengan menggunakan kapal laut selama beberapa bulan untuk tiba di Arab.

Tempat karantina  yang kemudian menjadi embarkasi pertama bagi jamaah haji Indonesia ini berada di Pulau Weh dan Pulau Rubiah. Sejarah mencatat, embarkasi ini dibangun oleh Belanda dan dilengkapi berbagai fasilitas lengkap pada masanya. Sebagian fasilitas haji itu masih utuh berdiri sampai sekarang, namun sebagian lainnya sudah hilang karena tak terawat.

Di antara bangunan yang masih tertinggal dan terawat hingga kini adalah Masjid Kampung Haji di Gampong Kuta Timu, Kota Sabang. Dari prasasti yang berada di halaman depan masjid, dapat diketahui bahwa masjid ini dibangun secara permanen tahun 1914 oleh Sabang Maatschappij, yaitu perusahaan Belanda yang mengelola pelabuhan bebas Sabang, sebagai fasilitas perjalanan haji melalui pelabuhan Sabang.

Di masjid inilah para jamaah haji dari Indonesia beribadah dan belajar manasik, sebelum dikarantina di Pulau Rubiah, untuk selanjutnya diberangkatkan ke Tanah Suci. Meski kini jamaah haji Indonesia tidak lagi berangkat via Sabang, tapi masjid ini masih terawat dengan baik dan menjadi tempat bersejarah dalam dunia perhajian.

“Sebelum ke Tanah Suci, para jamaah haji Aceh, informasinya juga dari beberapa daerah lain di Indonesia, berkumpul di sini, untuk melakukan manasik. Pas di samping masjid ini merupakan bekas asrama haji. Tapi kini sudah menjadi permukiman,” kata Tgk Dedy Masykur, Imam Besar Masjid Kampung Haji seperti dilansir Serambi, 29 April 2018.

Di masjid ini pula Tgk Dedy menghabiskan masa kanak-kanaknya. Ia kemudian menuntut ilmu di Dayah Mudi Mesra, Samalanga Bireuen. “Dulu masjidnya tak sebesar ini, kecil. Ini telah mengalami beberapa kali renovasi, terakhir sekitar tahun 2010 sudah sebagus ini,” ungkap Dedy.

“Kami (Imam, pengurus, dan panitia pembangunan masjid) sudah berjumpa dengan Wali Kota Nazaruddin. Beliau sepakat dan telah merencanakan pembangunan yang sistematis. Insya Allah dengan doa kita bersama akan terealisasi,” ujar pemuda yang telah menjadi Imam Besar di masjid itu sejak tahun 2016.

Menurut Tgk Dedy masjid pertama di Kota Sabang ini tetap diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan. Di antaranya pengajian bagi remaja dan ibu-ibu. “Ramai tamu dari Jakarta, Malaysia, dan turis muslim dari Eropa, melaksanakan shalat di sini. Rata-rata mereka tertarik datang setelah tahu sejarahnya,” kata dia.

Menurutnya, banyak pengunjung yang menyarankan supaya di halaman masjid dibikin beberapa prasasti berisi catatan tentang sejarah masjid tersebut, serta foto-foto zaman dahulu. Terhadap saran ini, Dedy menyerahkan kepada pengurus, panitia pembangunan dan pemerintah daerah, terutama dinas pariwisata.

“Saat ini baru ada satu prasasti yang bertulis sejarah singkat. Banyak pengunjung yang berfoto di prasasti itu. Ini masjid bersejarah di Kota Sabang, Aceh, serta Indonesia. Terutama sebagai bukti napak tilas sejarah asrama dan embarkasi haji di Indonesia. Jadi ya perlu dibenah sebagus mungkin,” ujarnya.

Berbeda dengan Masjid Kampung Haji yang masih terawat hingga sekarang, tempat karantina di Pulau Rubiah nampak kurang terawat. Pulau Rubiah berada diujung barat Pulau Sumatera,merupakan bagian dari wilayah kota Sabang, propinsi Aceh. Pulau ini berada di sebelah barat-laut dari pulau Weh dengan luas 26 hektar.

Tahun 1920-an pulau ini menjadi tempat karantina jamaah haji Indonesia sebelum diberangkatkan dengan kapal ke tanah suci. Pada masa perang dunia pulau ini merupakan benteng pertahanan. Namun, saat ini, seiring perkembangan zaman, Pulau Rubiah dijadikan tujuan wisata bagi para penyelam.

Pulau Rubiah sebagai tempat bersejarah karantina haji hingga kini belum mendapatkan perhatian. Padahal nama Rubiah cukup terkenal dan mendunia lewat kekayaan wisata bawah lautnya (marine park). [nk]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

MUI Imbau Shalat Ghaib untuk Korban Virus Corona

SM| Jakarta–Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat melalui Komisi Fatwa mengimbau agar umat Islam melakukan shalat …

Gubernur DKI Tiadakan Shalat Jumat di Masjid Dua Pekan ke Depan

SM| Jakarta–Gubernur DKI Anies Baswedan memutuskan meniadakan kegiatan ibadah secara berjamaah yang dilakukan tempat-tempat ibadah …

Translate »