foto tribunnews

Indra Jafar, Muazin Aksi Damai 212 Jadi Wadirlantas Polda Metro

SUARAMASJID.com| Cirebon– AKBP Indra Jafar SIK MSi muazin shalat Jumat pada Aksi Damai 212 yang sekaligus Kapolres Cirebon Kota (Ciko) saat itu akhirnya pindah jabatan, sekarang ia menjabat sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya setelah enam bulan menjabat di Cirebon Kota.

Setelah kurang lebih enam bulan dipimpin AKBP Indra Jafar SIK MSi, hari Rabu (7/12) serahterima jabatan Kapolres Cirebon Kota berlangsung di Polda Jabar. Penggantinya adalah AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar SIK MHum MSM, anak sulung dari mantan Kapolri era Presiden Megawati, Jenderal (Purn) Dai Bachtiar. Adi Vivid sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tegal.

AKBP Indra Jafar sendiri meskipun hanya bertugas sebentar di Kota Cirebon, namun nama Indra Jafar begitu familiar. Cuma 6 bulan dinas di Polres Cirebon Kota, tapi pembinaan melalui pendekatan agama yang dilakukan begitu mendalam. Hampir setiap Jumat, ia berkeliling dari masjid ke masjid menyampaikan program kepolisian.

Dengan begitu, dia pun mudah mensosialisasikan program-program kepolisian, terutama yang berkaitan dengan kamtibmas. “Islam agama yang mengajarkan kelembutan, menebar kedamaian untuk makhluk seluruh alam. Dan ini yang harus benar-benar kita jaga,” paparnya. Indra memang selalu berkeliling ke sejumlah masjid di Kota Cirebon untuk menunaikan salat Jumat.

Bukan itu saja, keterlibatan Indra hingga di bidang keagamaan juga terbukti ditunjuk menjadi muazin dalam pelaksanaan Salat Jumat pada aksi bela Islam 212 lalu. Indra menjadi muazin tidak lepas dari peran sahabatnya, Ustad Arifin Ilham. Ya, Ustad Arifin Ilham yang mendapuknya untuk menjadi muazin.

“Saya memang kenal dan dekat dengan beberapa ulama. Dan ketika diminta, saya langsung mengiyakan,” cerita Indra yang dilansir Radar Cirebon, tak lama setelah aksi damai umat muslim di kawasan Monas.

Menurut Indra, beberapa saat sebelum melaksanakan tugas sebagai muazin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian tiba-tiba memanggilnya. Saat itu orang nomor 1 di Korps Bhayangkara tersebut memberikannya ucapan selamat kepada Indra karena dipercaya untuk menjadi muadzin dalam pelaksanaan Salat Jumat tersebut.

Kapolri pun meminta Indra untuk menjalankan tugas itu dengan maksimal. “Sempat ketemu dengan Pak Kapolri. Beliau saat itu sedikit kaget, gak menyangka ada kapolres yang menjadi muadzin. Tapi beliau bangga, karena memang harus seperti itu. Setiap pimpinan harus bisa jadi contoh dan mencontohkan, tak hanya memerintah,” ujar Indra dikutip up-islam.com.

Indra pun mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat Kota/Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda, jajaran TNI, juga jajaran Polres Cirebon Kota (Ciko) yang selalu membantunya dengan menunjukkan kerja maksimal dalam setiap tugas yang diberikan.

“Sekali lagi terima kasih, saya banyak belajar di Cirebon. Mudah-mudahan masyarakat puas dan sebelumnya mohon maaf jika ada salah maupun hilaf selama saya bertugas di Kota Cirebon,” ujar Indra.[FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

AR Baswedan Resmi jadi Pahlawan Nasional

SUARAMASJID| Jakarta–Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan merasa senang, pasalnya kakeknya yang bernama AR Baswedan …

Penyanyi Irlandia Sinead O’Connor Masuk Islam

SUARAMASJID| Dublin– Penyanyi Irlandia Sinead O’Connor mengungkapkan cerita di balik keputusannya menjadi seorang mualaf. Setelah …

Translate »