Raja Salman Pidato di Depan Parlemen Mesir

 

KAIRO, SM–Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman menyerukan “persatuan” dan “aliansi bersama” dalam pidato bersejarahnya selama enam menit di depan Parlemen Mesir pada hari Ahad (10/4), di mana ia menjadi pemimpin Arab pertama yang memberikan pidato di Kairo.

“Untuk memperbaiki masalah bangsa kita, dengan penyebab Palestina di garis depan, kita dituntut untuk bersatu dalam satu sikap, satu kata,” katanya. Ia juga menambahkan, “Kerjasama Saudi-Mesir yang kita saksikan hari ini adalah awal yang baik untuk dunia Arab dan Muslim untuk mencapai keseimbangan setelah bertahun-tahun tidak stabil.” Pidato Raja Salman disambut tepuk tangan meriah oleh anggota parlemen. Bahkan beberapa anggota parlemen melambaikan bendera hijau Kerajaan, sementara yang lain meneriakkan “Seluruh Mesir menyambut Anda.”

Upaya bersama oleh Arab Saudi dan Mesir akan mempercepat penghapusan terorisme. “Pengalaman telah menunjukkan bahwa pekerjaan di tengah aliansi bersama membuat kita lebih kuat,” katanya seperti dikutip Arab News, Senin (11/4)

Dalam pidatonya, Raja Salman mengatakan bahwa Arab Saudi dan Mesir telah sepakat untuk membangun jembatan yang menghubungkan negara-negara di Laut Merah dan bekerja sama untuk menciptakan kekuatan pertahanan pan-Arab.

“Kami bekerja sama untuk meluncurkan pasukan gabungan Arab,” katanya, menambahkan bahwa terorisme dan  radikalisme harus dihadapi dengan perjuangan secara finansial, militer dan ideologi.

Raja juga menegaskan dan memuji penawaran kerjasama antara Arab Saudi dan Mesir setelah keduanya sepakat untuk membentuk dana investasi $ 16000000000 Sabtu dan menyelesaikan perselisihan maritim.

Dia mengatakan, jembatan yang direncanakan di Laut Merah tidak hanya akan menghubungkan Asia dan Afrika tapi itu akan menjadi pintu gerbang ke Afrika, meningkatkan ekspor kedua negara dan menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Dia juga mengatakan zona perdagangan yang direncanakan bebas di utara Semenanjung Sinai juga akan meningkatkan wilayah ekonomi.

“Arab Saudi dan Republik Mesir memiliki kesempatan bersejarah untuk mencapai lompatan ekonomi yang besar dengan bekerja sama dengan satu sama lain,” katanya.

Sebelum pidatonya, Ketua Parlemen Mesir Ali Abdul Al-Aal mengatakan “Ini adalah pertama kalinya seorang raja Saudi berbicara dengan orang Mesir dari di gedung parlemen ini.”

Dia mengatakan: “Mesir dan Arab Saudi merupakan tulang punggung dari negara-negara Arab dan Islam. Kerjasama antara kedua negara adalah satu-satunya cara untuk membatalkan skema musuh dan mempercepat akhir dari terorisme,” jelasnya. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

130 Pemukim Yahudi Memaksa Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa

SM| AlQuds–Sebanyak 130 pemukim Yahudi fanatik pada Senin (23/12), memaksa masuk ke kompleks Masjid al-Aqsa …

Muslim Kota Troy Kesulitan Membangun Masjid

SM| Michigan– Komunitas muslim yang tergabung dalam Adam Community Center berupaya mengadakan masjid di Kota Troy, Michigan, …

Translate »