Pemerintah Samoa akan Larang Agama Islam

SAMOA (SM)–Negara Samoa dalam waktu dekat akan memberlakukan aturan yang ekstrim berupa larangan bagi penduduknya untuk memeluk agama Islam. Penduduk Samoa yang mayoritas beragama Kristen khawatir terhadap berkembangnya Islam.

Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Samoa Pendeta Ma’auga Motu telah menekan pemerintah untuk secara resmi melarang Islam di Samoa. “Keberadaan Islam menjadi ancaman bagi penduduk di Kepulauan Pasifik itu. Karenanya Dewan Gereja meenyerukan  Pemerintah untuk melarang agama Islam,” kata Motu, seperti dilansir Suara Islam menukil dari Independent.

Meski begitu,  Motu juga menegaskan tidak semua muslim harus dijauhi. “Ada banyak muslim yang baik. Namun agama ini merupakan ancaman dan bisa membahayakan perdamaian kami,” ujarnya dilansir Independent, Selasa (24/5).

Pernyataan Motu jelas berbeda dengan harapan Perdana Menteri Samoa, Tuilaepa Sailele Malielegaoi. Pada kesempatan pidatonya pekan lalu, ia menyampaikan tentang kebebasan beragama dalam Konstitusi Samoa.

Tapi Perdana Menteri  Tuilaepa Sailele Malielegaoi pekan lalu menyerukan peninjauan ketentuan kebebasan beragama dalam Konstitusi Samoa. Dia menegaskan  bahwa hukum tertinggi di pulau itu bisa diedit untuk memasukkan lebih banyak referensi untuk doktrin dan ajaran Kristen dalam tubuh teks bukan hanya dalam pembukaan.

Sementara Pendeta Motu dalam siaran Radio NZ, mengatakan “Perdana Menteri harus melangkah lebih jauh untuk melarang Islam.  Agama ini  merupakan ancaman masa depan bagi negara.”

Kepala Imam Samoa, Mohammed bin Yahya memukul balik provokasi pendeta Motu,  dengan mengatakan orang-orang Kristen di Samoa harus lebih terbuka terhadap agama lain dan tidak membeda-bedakan.

Imam  Yahya memperingatkan bahwa Samoa  akan mengalami kesulitan perdagangan dengan negara-negara non-Kristen jika konstitusi negara itu berubah drastis.

Selaras dengan Yahya, Profesor Iati Iati dari University of Otago mengatakan Kristen di Samoa memang salah satu alasan untuk stabilitas negara, dan Kristen sudah sepenuhnya terintegrasi  ke dalam  struktur politik dan budaya negara.

Namun dia mengatakan Samoa akan menemui jalan yang berbahaya jika melarang agama lain (Islam).

“Saya pikir para penulis konstitusi Samoa sudah mempertimbangkan semuanya.  Saya tidak berpikir pemerintah harus campur tangan dengan konstitusi. Sayapikir itu cukup baik seperti itu,” kata Profesor seperti dimuat RNZ.

Selama sensus tahun 2001 0,03% dari penduduk Samoa adalah Muslim. Negara dengan luas 2800 km persegi ini didominasi oleh penganut Kristen. [FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

130 Pemukim Yahudi Memaksa Masuk Kompleks Masjid Al-Aqsa

SM| AlQuds–Sebanyak 130 pemukim Yahudi fanatik pada Senin (23/12), memaksa masuk ke kompleks Masjid al-Aqsa …

Muslim Kota Troy Kesulitan Membangun Masjid

SM| Michigan– Komunitas muslim yang tergabung dalam Adam Community Center berupaya mengadakan masjid di Kota Troy, Michigan, …

Translate »