MUI Sumut: Penyerangan Masjid Amal Silaturahim Jangan Timbulkan Konflik Horizontal

SM| Medan–Pihak kepolisian didesak untuk segera menyelesaikan kasus penyerangan dan penjarahan di Masjid Amal Silaturahim agar tak menimbulkan masalah lain yang berkepanjangan.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Ardiansyah mengungkapkan, kasus penyerangan masjid itu berpotensi menimbulkan konflik horizontal berkepanjangan. “Kami ingin, masalah ini jangan sampai terjadi konflik horizontal. Bahaya,” katanya, Kamis (24/10).

MUI sendiri, kata dia, mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada penegak hukum. Mereka tak mau masuk terlalu dalam untuk mencampuri proses hukum yang dilakukan kepolisian.

Hanya saja, pihaknya berharap, polisi bisa segera menyelesaikan masalah ini secepatnya. Sebab, jika dibiarkan berlarut-larut, maka bisa menimbulkan konflik antar warga. Apalagi, kasus penyerangan masjid ini sangat sensitif.

Ardiansyah enggan berkomentar lebih jauh mengenai masalah yang melatarbelakangi aksi penyerangan ini. Sebelumnya, beredar kabar bahwa aksi penyerangan oleh sekelompok orang ini telah diorganisir oleh pengembang yang membangun rumah susun di sekitar masjid itu. Bahkan, masjid itu rencananya akan dipindah oleh pengembang, namun mendapat penolakan keras dari warga.

“Kami tak mau masuk ke ranah itu. Kami mengimbau, kalau ada masalah, jangan sampai menimbulkan konflik horizontal,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Masjid Amal Silaturahim di Jalan Timah Putih Kecamatan Medan Area, diserang oleh sekelompok orang, Selasa (22/10) malam. Pelaku juga menggondol kipas angin hingga kontak infaq.

Sebagai catatan, masjid ini sempat bermasalah dalam beberapa tahun terakhir. Warga sempat bergesekan dengan pengembang yang hendak memindahkan masjid itu. Warga kemudian membentuk aliansi untuk mengandaskan upaya penggusuran masjid itu.

Informasi yang dihimpun, masjid itu diserang sekelompok orang pada Selasa malam, kira-kira pukul 23.50 Wib. Tiba-tiba, sekelompok orang menyerang dan merusak barang-barang dalam masjid. AC masjid dirusak. Penjaga masjid juga dihalau keluar.

Ketua Aliansi Penyelamat Masjid Amal Silaturahim, Affan Lubis mengungkapkan aksi penyerangan itu telah terorganisir. Sebab, sebelum kejadian, telah beredar informasi bahwa akan ada orang yang menyerang masjid itu.

Segerombolan orang ini kemudian merangsek ke masjid, mengambil barang-barang. Mobil yang terparkir di halaman masjid juga disuruh keluar. Jika tidak mematuhi suruhan itu, akan dibakar. Kontak infaq, AC, kipas angin dan inventaris masjid juga diambil, beberapa barang lainnya dirusak. [nk]

Sumber: medaninside.com

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

La Tahzan Allah selalu Bersama Kita

Oleh: Retno Septiani (Semester 6 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI) Assalamualaikum Ikhwah Fillah….. Pada postingan …

MUI Minta ODP, PDP dan Positif Corona Tidak ke Masjid

SM | Jakarta– Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyiddin Junaidi mengatakan haram hukumnya …

Translate »