Masjid Al-Bakrie, Lumbung Ilmu di Tengah Apartemen

Berbagai kegiatan digelar Masjid al-Bakrie mulai dari pengajian, seminar, pendidikan dan kegiatan sosial. Beragam aktivitas tersebut bertujuan untuk meningkatkan iman dan takwa serta memompa etos kerja para karyawan.

Masjid_Al_BakrieSiang itu terik matahari sangat menyengat badan. Namun di tengah kesibukan aktivitas pegawai kantor di kompleks Apartemen Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sekelompok jamaah majelis taklim tengah khusyuk mendengarkan ceramah seorang ustadz.

Pengajian yang dimulai setiap hari Senin pagi pukul 08.00 sampai 10.00 ini dihadiri sekitar 20 jamaah perempuan dari berbagai daerah. Pengajian hari Senin rata-rata diikuti oleh ibu-ibu yang haus menimba ilmu.

Masjid al-Bakrie terletak di kawasan perkantoran Taman Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Masjid ini didirikan pada tahun 2004 dan mulai digunakan pada tahun 2005. Masjid ini diresmikan oleh KH Abdullah Gymnastiar. Meskipun tergolong baru, Masjid al-Bakrie menjadi pusat kegiatan Islam di kompleks Apartemen Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut pria yang juga aktif di bagian Corporate Social Responsibility (CSR) kelompok perusahaan Bakrie Group ini, berbagai kegiatan diselenggarakan Masjid al-Bakrie demi meningkatkan kualitas keimanan dan wawasan Islam jamaah masjid, khususnya wilayah Taman Rasunan Said dan penduduk sekitar.

Pasalnya, pengajian yang diikuti oleh berbagai kalangan seperti karyawan, profesional, manajer, staf kantor dan warga sekitar ini, disajikan dengan tema-tema dan kemasan yang dinamis.

Masjid yang dibangun tiga lantai dan dilengkapi menara besar ini dibangun di atas tanah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seluas 3200 m2. Berbagai macam kegiatan sosial juga tidak pernah sepi diadakan. Setiap tiga bulan sekali, pengurus masjid selalu mengadakan kegiatan donor darah bersama warga sekitar.

Pada moment-moment tertentu Masjid al-Bakrie juga menyelenggarakan santunan anak yatim, pembagian sembako murah, sunatan masal dan peringatan hari asma sedunia. Moment-moment besar dalam Islam juga tidak pernah dilewatkan oleh pengurus masjid seperti Peringatan Maulid Nabi, Isra Mi’raj, tahun baru Islam 1 Muharam, perayaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

Masjid al-Bakrie didukung kapasitas tampung jamaah yang bisa mencapai 1.000 orang dan dilengkapi fasilitas lain seperti ruang utama, perpustakaan, ruang pertemuan dan ruang sekretariat. Pada lantai satu bagunan masjid, terdapat ruang serbaguna, tempat wudhu dan toilet, ruang administrasi, gudang dan tempat penitipan.

Lantai dua dan tiga merupakan ruang shalat dengan dilengkapi mihrab dan ruang tunggu khatib. Jamaah perempuan bisa mengambil bagian paling belakang yang dipisah tirai hijab.

Bentuk bangunan masjid mengadopsi nuansa arsitektur Masjid Medan, dengan mengikuti kaidah-kaidah desain masjid lokal berdasarkan syariat Islam. Pemilihan material diambil dari jenis konstruksi yang ekonomis tanpa mengurangi nilai estetika bentuk arsitekturnya.

Hasil sentuhan kreatif para arsitek ini membuat jamaah nyaman untuk shalat, mengaji dan mengadakan kegiatan-kegiatan syiar Islam. [fathur&adnan]

 

 

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Wakil Bupati Garut Resmikan Masjid Taman Surga Sirojul Huda Karangsewu

SM| Garut–Wakil Bupati Garut H. Helmi Budiman meresmikan Masjid Taman Surga Sirojul Huda yang berada …

Peletakkan Batu Pertama Masjid dan Kampus Al-Fatah Jambi

SM| Jambi– Bupati Sarolangun, Jambi, Cek Endra, melakukan peletakan batu pertama Masjid dan Sekolah Tinggi Ilmu …

Translate »