Mahasiswa Unmuh Surabaya menunjukkan maket masjid dengan teknologi tinggi.

Mahasiswa UNMUH Rancang Masjid Berteknologi Canggih

SURABAYA, SM–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surabaya merancang sebuah konsep masjid dengan high technology. Masjid itu dirancang dengan beberapa keunggulan, mulai lampu LED pada shof yang berfungsi meluruskan dan merapatkan shof shalat.

Ketua projek Herwin Firnanda menjelaskan, lampu shof LED ini akan menyala jika barisan tidak terlalu rapat. “Lampu LED  barada di bawah kaki para jamaah. Ketika kaki berada di atas LED itu, maka sensor akan bekerja dan lampu LED mati. Ini bisa menjadi indikator barisan shof kurang rapat jika lampu LED masih menyala,” katanya seperti dikutip beritametro.co.id (13/4).

Dia menambahkan, demikian juga ketika barisan tidak lurus, maka dengan sendirinya lampu LED akan menyala karena kaki tidak berada tepat di garis shof yang menggunakan LED.

Herwin menjelaskan, di masjid banyak ditemukan tulisan mohon ponsel dinonaktifkan. Namun, pada kenyataannya masih banyak jamaah yang tidak mematuhinya  Untuk itu, alat pengacak sinyal bisa menjadi solusi, sebab ponsel yang berada di sekitar masjid tidak akan mendapat sinyal dengan baik, sehingga tidak ada panggilan ataupun pesan masuk.

“Alat ini mampu bekerja dengan radius sekitar 6 meter dari titik alat dipasang,” tandas mahasiswa jurusan teknik arsitektur semester VIII ini.

Selain itu, masjid modern ini juga dilengkapi kompas otomatis yang bisa menunjukkan arah kiblat. Alat ini diletakkan di luar masjid, sehingga ketika jumlah jamaah membludak dan harus menggunakan lahan di luar masjid karena masjid sudah tidak mampu menampung jamaah. Biasanya yang menjadi kendala adalah kepastian arah kiblat.

Untuk menunjukkan arah kiblat, alat ini juga dilengkapi dengan lampu laser. “Maka alat ini akan automatis mengarah langsung ke arah kiblat. Untuk menunjukkanya maka ada laser,” tambah Safaat Ramadani. Mahasiswa tecknik elektro semester VIII ini menerangkan bahwa alat ini lebih dibutuhkan bagi para jamaah yang tidak ada garis shof-nya.

Selain itu, masjid yang serba canggih ini juga dilengkapi dengan parkir berteknologi modern. Di pintu masuk dipasang sensor, sehingga begitu mobil berada di depan pintu masuk, maka sensor foto diode akan membaca keberadaan mobil dan selanjutnya gerbang akan terbuka. Tidak hanya itu, parkir juga dilengkapi dengan lampu LED sebagai penunjuk slot parkir yang masih kosong.

“Lampu LED itu dengan sendirinya akan menuntun mobil ke area parkiran hingga sampai menemukan slot kosong,” tandasnya.

Dia menambahkan, jika ada lebih dari satu slot yang kosong maka hanya lampu di satu slot saja yang menyala. Begitu mobil sudah terparkir maka lampu slot akan mati. Seiring dengan itu, lampu yang ada di satu slot kosong lainnya akan menyala, sampai seluruh parkiran penuh maka slot baru mati semua.

Pengendara juga bisa mengetahui apakah parkiran sudah penuh apa belum, sebab di pintu masuk parkiran sudah ada informasi berupa layar LED yang mengatakan bahwa parkiran penuh atau menginformasikan jika masih ada yang kosong. Safaat dan teman temannya berharap temuannya ini bisa dipalikasikan di masjid masjid.

Sementara itu, Rektor UMS Sukadiono mengatakan bahwa produk kreatif yang dibuat mahasiswa merupakan sebuah gagasan baru dalam mengembangkan masjid inovatif dan berkemajuan.

“Tentu hal ini sesuai dengan ciri khas gerakan Muhammadiyah yang berkemajuan. Kedapan aka nada produk produk kreatif mahasiswa yang akan menjawab persoalan persoalan kedepan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa tahun ini ada 30 produk inovatif karya mahasiswa dan beberapa akan dipatenkan. Hal ini dilakukan supaya tidak yang mengaku bahwa produk itu adalah buatan mereka.[FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Ikatan Khatib DMI Bagikan Alat Pengukur Suhu Tubuh ke Masjid

SM | Depok–Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (IK-DMI) membagikan alat pengukur suhu tubuh ke masjid-masjid …

Gabungan Asosiasi Haji Minta Pertemuan Koordinasi dengan Kemenag

SM | Jakarta–Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU) meminta Kementerian Agama (Kemenag) …

Translate »