Kemenag Pastikan Jamaah Haji Berangkat ke Tanah Suci

JAKARTA, (SM)–Kementerian Agama memastikan seluruh jamaah yang berhak dan memenuhi syarat, akan diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Abdul Djamil menegaskan, visa jamaah haji gelombang pertama telah selesai 100 persen untuk pemberangkatan 9 s.d 21 Agustus 2016.

Menurut Djamil, jika ada open seat atau bangku kosong penerbangan, sebenarnya tidak semata-mata terkait masalah visa. Namun hal itu karena faktor non teknis lainnya, sehingga jamaah tertunda keberangkatannya. Untuk pengurusan visa, dilakukan bertahap sesuai urutan kloter.

“Ada juga karena sakit sehingga ditunda keberangkatannya, atau wafat. Ada juga jamaah yang belum vaksin atau alasan lainnya,” kata Djamil kepada pers di Jakarta, Jumat (12/8).

Lebih lanjut, Mantan Rektor IAIN Walisongo ini mengatakan, prosedur pengurusan visa tahun ini dilakukan dalam dua tahap. Tahapan pertama adalah bagi jamaah gelombang satu dan tahap kedua bagi jamaah gelombang kedua. Ini dimaksudkan untuk mencegah adanya persoalan seperti tahun sebelumya, ketika Visa diurus sekaligus gelombang satu dan dua sehingga ada jamaah yang belum selesai visanya jelang keberangkatan.

“Pengurusan visa mengikuti tahapan itu, mereka yang telah selesai pelunasan tahapan pertama, tentu masuk pengurusan visa di gelombang pertama sesuai urutan kloternya. Berarti, jamaah kami harapkan akan berangkat sesuai dengan urutan kloter dan sesuai dengan selesainya visa,” terang Djamil.

Terkait kejadian di sejumlah daerah yang diinformasikan ada jamaah haji yang visanya belum selesai, Djamil menjelaskan, mereka adalah jamaah yang seharusnya diberangkatkan pada gelombang kedua yang baru akan dimulai pada 23Agustus mendatang. Namun, mereka meminta supaya diberangkatkan di gelombang satu, Padahal secara jadwal visa mereka masih dalam proses penerbitan. Jamaah tersebut minta pindah ke gelombang satu, Lanjut Djamil, karena mereka ingin bisa bergabung antara jamaah dengan pembimbingnya.

“Ini saya minta, teman-teman di daerah supaya tetap disiplin untuk mempertahankan kloter, agar supaya tidak terjadi kekacauan di dalam susunan kloter,” terangnya.

Djamil mengapresiasi kerja keras PPIH dalam menyelesaikan visa jamaah haji ini. Djamil juga mengpresiasi pihak Kedutaan Besar Arab Saudi yang telah memperlihatkan komitmennya yang tinggi untuk mengurus visa jamaah haji kita.

“Jadi tidak perlu khawatir, khusus jamaah haji yang keberangkatannya tertunda tidak perlu risau, karena pemerintah tetap akan memberangkatkan mereka, kalau tidak pada kloter semula, maka akan diberangkatkan pada kloter-kloter berikutnya,”ujar Djamil.

Ditandaskan Djamil, Kementerian Agama terus menggenjot penyelesaian visa pemberangkatan jamaah gelombang dua yang akan berangkat mulai tanggal 22 Agustus.d. 4 September 2016. [FR-pinmas)

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Pembatalan Haji 2020, Dirjen: Saudi Belum Buka Akses Layanan

SM | Jakarta–Kementerian Agama memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah …

Efek Covid-19, Pemerintah Putuskan Haji 2020 Tidak Berangkat

SM | Jakarta–Calon jemaah haji tahun ini mesti bersabar. Rencana keberangkatan haji yang sudah di …

Translate »