Kapolda Himbau Stop Aktivitas Saat Azan Berkumandang

Kapolda Sumsel PALEMBANG-SM. Tak biasa dan luar biasa. Sebuah himbauan dari seorang Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel) Irjen Pol Iza Fadri yang mengajak anggota Polri dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polda setempat untuk menghentikan aktivitasnya saat azan berkumandang, lalu melaksanakan shalat berjamah.

“Imbauan ini untuk mengajak personel Polri dan PNS di lingkungan Polda Sumsel untuk terus meningkatkan disiplin. Disiplin untuk melaksanakan shalat dan disiplin dalam melaksanakan tugas,” terang Kapolda Iza Fadri sebagaimana dipublikasikan republika.co.id (22/10).

Menurut jenderal bintang dua yang juga guru besar hukum pidana pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini, imbauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan mental dari personel Polri di lingkungan Polda Sumsel.

Iza mengatakan, himbauan ini berlaku di lingkungan markas Polda Sumsel, tapi tidak tertutup kemungkinan juga diterapkan pada satuan wilayah (satwil) atau Polres di lingkungan Polda Sumsel.

Imbauan tersebut, diakuinya, terbit karena Masjid AKapolda-Sumsels-Sa’adah terletak dalam kompleks markas Polda Sumsel yang terletak di Jalan Jendral Sudirman Palembang. Saat azan menggema dari masjid tersebut, suara azan terdengar sampai ke setiap gedung yang ada di lingkungan Mapolda. Meski ada imbauan untuk shalat berjamaah tersebut, bagi mereka yang masih tetap bekerja dan shalat di ruangannya, tidak ada sanksi yang dikenakan.

Setiap kali akan datang waktu shalat, terutama Dhuhur dan Ashar di Masjid As-Sa’adah terdengar alunan ayat-ayat suci Alquran yang berasal dari bintara Polri yang juga hafiz atau penghafal Alquran yang direkrut Polda Sumsel. Pada 2014 lalu pada penerimaan bintara Polri, Polda Sumsel menerima enam orang polisi muda, salah satunya perempuan. Mereka adalah penghafal Alquran.

Enam orang hafiz dan hafidah tersebut adalah Bripda Rizka Munawwaroh, Bripda Jamzan, Bripda Muhammad Husein, Bripda M Galeh Prima, Bripda Muhammad Arif Rafli, dan Bripda Welly Kaswara. Mereka kini bertugas di Polda Sumsel.

Menindaklanjuti himbauan Kapolda Sumsel ini, Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menyambut baik. Melalui juru bicaranya, Hery Sucipto, DMI memandang himbauan tersebut berdampak positif dalam meningkatkan kedisiplinan bekerja dan meningkatkan kualitas ibadah.

“Himbauan Kapolda Sumsel itu positif dan dapat meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan kualitas spiritual. Karena dalam aktifitas berjamaah, yakni sholat, didapatkan suasana keakraban dan silaturrahmi yang baik antar sesama anggota Polri maupun pegawai di lingkungan Polda Sumsel. Kami mendukung kebijakan positif tersebut,” jelas Hery.

Sekretaris Kominfo, Kerjasama Antar Lembaga dan Hubungan Luar Negeri DMI tersebut menambahkan, kebijakan Kapolda Sumsel menjadi contoh yang baik bagi Polda-Polda di tempat lain. Pihaknya berharap kebijakan positif tersebut dapat ditiru oleh Kapolda-Kapolda di wilayah lain di Indonesia. [fathur-rol-dmi]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Penyanyi Irlandia Sinead O’Connor Masuk Islam

SUARAMASJID| Dublin– Penyanyi Irlandia Sinead O’Connor mengungkapkan cerita di balik keputusannya menjadi seorang mualaf. Setelah …

Inilah Tips Cara Menghafal al-Qur’an ala Rifdah

SUARAMASJID| Jakarta–Juara 2 Musabaqah Hifdzul Qur’an (MHQ) Internasional di Amman, Yordania, Rifdah Farnidah (22) berbagi …

Translate »