Jokowi Hadiri Haul Syaikh Muhammad Nawawi ke-124

SUARAMASJID.com| Banten–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri haul ke-124 Al Maghfurlah, Syeikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani di Pesantren An-Nawawi, Tanara, Serang, Banten.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali masyarakat akan keragaman, kebesaran, dan potensi Indonesia. “Kita adalah bangsa yang besar. Ini harus kita ketahui dan sadari. Kita mempunyai 714 suku, 17 ribu lebih pulau dan 1.100 bahasa lokal. Semua anugerah ini dari Allah SWT dan harus kita syukuri,” tegasnya di hadapan ribuan masyarakat yang hadir di Tanara, Jum’at (21/07) malam.

Menurut Presiden, para pemimpin negara seperti Raja Saudi Arabia, Qatar, Uni Emirat Arab, Afganistan, Mesir dan lainnya yang takjub dengan keragaman Indonesia. “Banyak pemimpin dunia kaget ketika saya cerita tentang negara kita. Banyak yang belum tahu tentang Indonesia. Semua orang harus tahu, jika Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Hampir 220 juta dari jumlah 250 juta penduduk kita adalah muslim,” tuturnya.

Presiden melihat, keragaman, kebesaran dan penduduk Islam terbesar dunia, adalah potensi dan kekuatan NKRI. Untuk itu, Presiden mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“(keragaman) Jangan kita pertentangkan. Kita harus optimis. Untuk itu, mari kita bahu membahu agar negara kita mampu menjadi negara yang Baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghofur,” ajak Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak masyarakat untuk meneladani Almaghfurlah Syeikh Nawawi yang pernah menjabat sebagai Penghulu Ulama Hijaz. Menurutnya, Al Maghfurlah merupakan satu-satunya Ulama Nusantara yang dimakamkan di samping Istri Baginda Nabi SAW.

“Beliau juga mengarang lebih dari 100 kitab dan menjadi tokoh Islam penting dunia,” ungkap Presiden.

Sebelumnya, Ketua Yayasan An-Nawawi yang juga Ketum MUI dan Rais Aam PB NU, Prof Dr KH Ma’ruf Amin, dalam sambutannya menceritakan sedikit kisah tentang Almaghfurlah. “Banyak santri beliau di kemudian hari mendirikan ormas dan partai untuk berjuang demi kemerdekaan Republik” ungkap Kiai Ma’ruf.

“Untuk mengenang Beliau, Pesantren ini (Pesantren An Nawawi) didirikan. Ada MTs, Aliyah, dan Perguruan Tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih, yang merupakan satu-satunya di Indonesia,” Imbuh Kiai Ma’ruf.

“Kami ada program unggulan, yaitu: Mondok 12 Tahun, 3 tahun Tsanawi, 3 Tahun Aliyah, 4 Tahun Sarjana dan 2 Tahun S2,” tambahnya.

Al-maghfurlah Syeikh Nawawi al-Bantani lahir di Tanara, Serang Banten pada 1813 M. Beliau merupakan salah satu Ulama Nusantara yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram. Syeikh yang meninggal pada 1897 M di Makkah ini, mempunyai banyak karya monumental dalam khasanah ilmu pengetahuan Islam. Karya Beliau tidak kurang 115 kitab pada bidang Tauhid, Fiqih, Tafsir, Hadits dan Tasawuf yang hingga kini, masih dijadikan referensi para ulama dunia, utamanya yang beraliran Ahlussunnah wal Jama’ah Madzab Syafi’iyyah

Hadir dalam Acara tersebut, Gubernur Banten, Bupati Serang, Walikota Bandung, para Ulama daerah Banten dan sekitarnya dan belasan ribu masyarakat Muslim. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

gus muhdhor ramaikan masjid

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Imbau Umat Islam Ramaikan Masjid

SUARA MASJID | Sidoarjo–Warga Desa Medalem Kecamatan Tulangan RT 3 RW 2 benar-benar bersyukur dengan …

Wali Kota Bogor Tinjau Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor

SUARA MASJID | Bogor–Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau kemajuan pembangunan Masjid Agung dan …

Translate »