GMMP Siap Kawal Pilkada Jakarta Bersama 13 Ribu Relawan Muslimah

SUARAMASJID.com| Depok—Politik bukan hanya domain laki-laki, wanita juga harus berkiprah. Bila ada pepatah, ‘Wanita adalah tiang negara’ maka wanita harus melek politik agar negeri ini tetap kokoh dalam wadah NKRI. Demikian salah satu alasan Gerakan Muslimah Memilih Pemimpin (GMMP) diresmikan pada 3 Februari 2017 lalu.

Peggy Melati Sukma dalam acara silaturahim antar mujahidah GMMP di Depok mengatakan, jelang pelaksanaan Pilkada tanggal 15 Februari 2017, GMMP menguatkan kebersamaan para mujahidah sebelum terjun ke medan juang.

“Kegiatan utama hari ini adalah untuk doa bersama dan pesan-pesan semangat, baik dalam bentuk orasi, tausiyah, syair dan dialog,” Jelas Peggy yang juga salah seorang penggerak GMMP di depan wartawan, Ahad (12/2/2017).

Peggy yang juga bersama aktivis muslimah lain seperti Fahira Idris, Syifa Fauzia dan Neno Warisman hadir dalam lepas mujahidah untuk menjadi relawan GMMP yang siap mengawal pelaksanaan Pilkada 2017, terutama di DKI Jakarta.

Menurut Peggy, keberadaan GMMP ini bertujuan untuk memberikan kontribusi mengawal proses politik bersih, jujur, adil dan sesuai dengan ajaran Islam. “GMMP ini diproyeksikan menjadi gerakan nasional yang independen,” terangnya.

Sementara itu, Fahira Idris menegaskan, dalam Pilkada DKI Jakarta ini, GMMP akan menerjunkan 13 ribu muslimah untuk turun ke TPS di DKI Jakarta. Fahira mengakui penyelengaraan Pilkada DKI tahun ini, ia rasakan hawa yang berbeda dari Pilkada tahun-tahun sebelumnya.

“Ada semacam gerakan masif yang menghalalkan segala cara yang muara gerakannya saya belum tau pasti kemana. Bisa jadi gerakan yang akan membuat Pilkada DKI ini berlangsung tidak berlangsusng kondusif atau kondisi-kondisi lain yang mencederai demokrasi kita,” paparnya.

Bersama lembaga perhitungan suara dari KPU, Group Research Potential (GRP), GMMP akan berusaha agar Pilkada berjalan lancar dan tidak akan ada kecurangan. Selain itu, GMMP juga bekerjasama dengan Advocat Cinta Tanah Air (ACTA) untuk perlindungan hukum dan advokasi bagi aktivis GMMP.

Fahira berharap, para relawan GMMP ini bisa mengerahkan kaum ibu-ibu lain untuk menjadi TPS tidak sepi seperti kuburan, sehingga rawan akan kecurangan dalam pelaksanaannya. Relawan GMMP akan terus memantau selama di TPS. [FR]

 

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Menag: Panduan Rumah Ibadah Bukan Berbasis Zona

SM | Jakarta, — Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran tentang Panduan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan …

90 Ribu Masjid di Saudi akan Dibuka untuk Jamaah setelah Steril

SM | Saudi–Pemerintah Arab Saudi dilaporkan bakal segera membuka kembali dari 90.000 masjid di Arab …

Translate »