Empat Hal yang Membahagiakan Hidup

Menjalani kehidupan di dunia ini tak lepas dari godaan setan dan hawa nafsu. Berbagai macam cara setan menggoda manusia untuk ikut jejak langkahnya, begitu juga hawa nafsu terus membisikkan manusia untuk menurutinya hingga pada titik paling rendah nilai-nilai kemanusiaan manusia.

Tak mudah dan membutuhkan perjuangan dari seseorang yang ingin hidup sesuai dengan ajaran Islam. Al-Qur’an dengan kandungannya telah memberikan resep bagaimana hidup bahagia di dunia dan akhirat.

Sebagaimana yang disampaiakn oleh Ustadz Dr H Sugiarto, MA, bahwa untuk menajalani hidup yang bahagia dunia dan akhirat, seseorang bisa menjalani kata kunci dalam hidup, yaitu hidup yang dibarengi dengan keikhlasan, selalu mensyukuri nikmat, selalu dalam kondisi beriman dan bertaqwa kepada Allah swt.

Lebih lanjut Ustadz Sugiarto menjelaskan bahwa menjalani hidup dengan ikhlas itu memang tidak gampang, butuh pengetahuan dan semangat dalam merealisasikannya. Menurutnya, Allah sangat mengetahui apa yang ada pada diri seseorang, sebagaimana surat Al-Baqarah [2]:284, “Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Beriktunya adalah selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan selama ini. Sebagaimana diungkap dalam surat An-Nahl [16]:121-122, “(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.”

Jelas sekali, bahwa orang yang bersyukur itu akan mendapatkan empat kebaikan, yaitu selalu mendapat hidayah Allah, hidup menjadi lebih baik, berkumpul dengan orang-orang shaleh dan nikmatnya akan terus ditambah oleh Allah.

Adapun orang yang kufur akan nikmat Allah, Ustadz Sugiarto mengatakan biasanya orang yang kufur nikmat ditandai dengan dua hal, yaitu selalu mengeluh dan kikir. Sebagaimana yang dinyatakan dalam surat Al-Ma’arij [70]:19-22.

Kata kunci lainnya adalah selalu beriman. Dalam al-Qur’an, orang yang beriman itu ada dua macam, yakni beriman dengan benar-benar dan beriman dengan pura-pura. (Al-Ankabut [29]: 2-3.

Menurut Ustadz Sugiarto, orang yang beriman itu akan mendapatkan kemudahan dalam menjalani hidup di dunia ini, di antaranya adalah hidup menjadi mulia, selalu diberi ampunan dan kemudahan dalam rezeki. Sebagaimana dalam surat Al-Ankabut:7, ”Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”

Sedangkan kata kunci terakhir dalam menjalani hidup adalah selalu bertaqwa kepada Allah swt. Dalam al-Qur’an, ada enam kebaikan jika hamba Allah bertaqwa keepada Allah, yaitu hidup menjadi barokah, keluar dari segala kesulitan, Allah memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, dicukupkan segala keperluannya, segala urusan dimudahkan dan Allah mengampuni dosa-dosanya.

Jadi, jika dalam menjalani hidup di dunia berpedoman pada empat hal di atas, niscaya menjalani kehidupan di dunia ini bisa bahagia di dunia dan akhirat. ”Semoga kita bisa dan mampu menjalankannya dengan benar,” ungkapnya sembari menutup majelis taklim. [fathur]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Ramadhan Membakar Dosa

SUARA MASJID–Setiap manusia di dunia ini mempunyai kitab ajal. Garis kematian kita telah ditentukan jauh …

Sibuk dan Produktif

KH. Anang Rikza Masyhadi, MA Sebuah ungkapan mutiara mengatakan: “Jika orang telah mati dikatakan mati …

Translate »