Bus Shalawat Stop Operasi pada 6 September

MAKKAH, (SM)–Bus Shalawat yang biasa mengantar jamaah haji dari pemondokan ke Majidil Haram akan berhenti beroperasi mulai 6 September mendatang (dengan asumsi, Saudi menetapkan 1 Dzhulhijjah jatuh pada 2 September — red). Hal ini disebabkan armada busnya akan digunakan sebagai sarana transportasi pada puncak haji Arafah Muzdalifah dan Mina (Armina).

Kepastian penghentian operasi bus shalawat ini disampaikan oleh Kepala Bidang Transportasi Subhan Cholid kepada Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, Kamis (01/09).

“Untuk layanan bus shalawat akan berakhir pada akhir kedatangan jamaah pada 5 Dzulhijah atau 6 September jam 12 siang, kemudian mulai beroperasai lagi tanggal 14 Dzulhijah atau 15 September jam 12 siang,” terang Subhan dikutip kemenag.go.id.

“Pada fase itu tidak ada bus shalawat sama sekali. Semua bus ditarik oleh Naqabah (Organda) untuk persiapan angkutan ke Arafah Muzdalifah Mina,” tambahnya.

Untuk mensosialisasikan kebijakan ini, Tim Transportasi Daker Makkah telah menerbitkan selabaran berisi pengumuman penghentian bus shalawat yang ditempel di bus dan terminal. “Saya imbau kepada para jamaah, pada waktu jeda operasi bus shalawat untuk menghemat tenaga, menyiapkan diri melaksanakan puncak pelaksanaan ibadah haji yaitu wukuf di Arafah dan kemudian dilanjutkan ke Mudzalifah dan Mina mulai 8 Dzulhijah sampai 13 Dzulhijah,” pesan Subhan. [FR-Pinmas]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Pembatalan Haji 2020, Dirjen: Saudi Belum Buka Akses Layanan

SM | Jakarta–Kementerian Agama memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah …

Efek Covid-19, Pemerintah Putuskan Haji 2020 Tidak Berangkat

SM | Jakarta–Calon jemaah haji tahun ini mesti bersabar. Rencana keberangkatan haji yang sudah di …

Translate »