⁠⁠⁠⁠Majelis Pagi Berbagi Programkan Umrah untuk Marbot

PALEMBANG, SM–Potensi umat Islam di negeri ini sangat besar. Banyak persoalan keumatan yang sebenarnya bisa dicarikan jalan keluarnya secara berjamaah. Untuk itu, Majelis Pagi Berbagi (MPB) mencoba hadir mengatasi masalah tanpa masalah.

Tepatnya pada 25 Agustus 2015 lalu. Subki Sarnawi menginisiasi berdirinya komunitas peduli umat ini. Menurut Subki, komunitas ini awalnya sebatas komunitas di group whatsapp saja. Akhirnya berkembang menjadi komunitas yang banyak melahirkan program keumatan.

“Begini, kami berpikir potensi umat Islam ini luar biasa. Banyak persoalan keumatan bisa kita carikan jalan keluarnya kalau secara berjamaah,” papar Pembina Yayasan Cendekia Faiha Majelis Pagi Berbagi kepada Suara Masjid, Senin (29/2).

MPB ingin menyebarkan konsep berjamaah dalam sholat menjadi berjamaah dalam urusan sosial kemasyarakatan. Menghidupkan kekuatan berjamaah itu seperrti pepatah membangunkan macan tidur. Bayangkan, kalau keluarga orang kaya muslim di negeri ini semua mengasuh anak yatim atau dhuafa di rumahnya, berapa banyak anak-anak miskin terselamatkan hidupnya.

Ketua Masjid Al Kahfi Palembang ini menjelaskan, kegiatan utama komunitasnya adalah menghidupkan shalat subuh berjamaah di masjid. “Kami keliling ajak masyarakat seputar masjid untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Alhamdulillah, dari beberapa tempat yang kami kunjungi, masyarakatnya sangat antusias,” ujar lelaki kelahiran Tanjung Batu Ogan Ilir Sumsel, 28 Juli 1969.

Atas dasar keshalehan social inilah, komunitas MPB melebarkan manfaatnya dengan program memberangkatkan marbot umrah gratis. Subki beralasan, bila menunggu dana APBD untuk berangkat umrah cukup lama. Padahal, banyak umat Islam yang kaya.

Subki menjelaskan, para marbot ini dalam pandangan kami tidak kalah perannya dengan para imam di masjidnya. Para imam boleh jadi sholat di awal waktu, tapi marbot biasanya lebih awal lagi datang ke masjid. Harus menyiapkan segala sesuatunya.

Siapa lagi yang memikirkan “hak” mereka untuk berziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi dan hadir di hadapan Ka’bah di Masjidil Haram. Akhirnya terpikirkan kenapa kita tidak urunan saja seperti konsep menyelamatkan pedagang sayur tadi. Kalau umrah butuh dana 30 juta untuk seorang marbot, maka butuh 60 orang kaya yang mau bersedekah untuk memberangkatkan umrah satu marbot masjid.

“Alhamudlillah, akhir Maret ini insya Allah kami memberangkatkan 3 marbot masjid berangkat umrah,” ujar lelaki yang sibuk di General Manager Harian Sumatera Ekspres Palembang.

Kini, MPB juga mendapat dukungan dari Walikota Palembang Harnojoyo. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Majelis Pagi Berbagi memprogramkan Umrah Gratis bagi para marbot masjid.
Hadiah Umroh Gratis diberikan kepada 860 masjid, secara bergilir dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Palembang, sumbangan Majelis Pagi Berbagi, dan sumbangan masyarakat.

Harnojoyo berharap, tidak hanya MPB dan Pemkot Palembang yang melaksanakan ini. Karena untuk menyelesaikan persoalan umat, semua pihak harus bersama-sama bekerja untuk itu.

“Ayo kita sama-sama membantu dan berbagi. Karena, dengan anggaran yang dimiliki Pemkot Palembang dan Majelis Pagi Berbagi, maka butuh waktu 14 tahun untuk melaksanakan program umroh gratis bagi marbot di 860 masjid di seluruh Palembang,” imbuhnya.

Harnojoyo mengungkapkan, Pemkot Palembang hanya mampu mengucurkan anggaran Rp 60 juta per tahun. Itu  cukup untuk mengumrahkan sekitar 2 marbot. Karena itulah bersama Majelis Pagi Berbagi, Pemkot Palembang mengupayakan uluran tangan majelis-majelis lain. [FR] ⁠⁠⁠⁠

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Wali Kota Bogor Tinjau Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor

SUARA MASJID | Bogor–Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau kemajuan pembangunan Masjid Agung dan …

Suling

Pangdam Jaya Apresiasi Program Subuh Keliling PMJ di Masjid Cut Meutia

SM | Jakarta—Ada yang spesial di acara Subuh Keliling (Suling) Polda Metro Jaya yang dilaksanakan …

Translate »