Home / Berita Umat / Wapres Ungkap Tantangan Umat Islam di Depan Delegasi AAUF

Wapres Ungkap Tantangan Umat Islam di Depan Delegasi AAUF

SUARAMASJID| Jakarta–Di depan para delegasi Forum Universitas Asia Afrika (AAUF), Wakil Presiden  HM Jusuf Kalla mengungkapkan kegembiraannya karena konferensi berjalan dengan lancar.

“Saya mengharapkan kerjasama universitas Asia Afrika ini agar bermanfaat untuk pendidikan Islam,” kata Wapres di Jakarta, Selasa (24/7).

Jusuf Kalla mengatakan, peningkatan pengetahuan, penelitian, keilmuan di perguruan tinggi harus terus dilakukan karena kita tertinggal di banding negara-negara lain.

Ia juga menjelaskan beberapa tantangan umat Islam, karena itu perguruan tinggi Asia Afrika harus bekerjasama.

Tantangan pertama, jelas JK, masih banyaknya konflik di negara Islam sehingga menyebabkan kemunduran dan banyak korban dari umat Islam sehingga mengungsi ke negara lain.

“Kalau dulu Rasul hijrah ke Madinah, sekarang umat Islam hijrah ke Eropa karena ketakutan,” ujarnya. Karena itulah kita mengajarkan Islam washatiyah yang saling menghormati, memperkuat ukhuwah islamiyah antara bangsa-bangsa.

Kedua, tantangan ekonomi. Negara Islam kaya sumberdaya alam dan sumberdaya manusia namun akibat perpecahan dan ilmu pengetahuan yang tertinggal sehingga banyak masyarakat Islam yang pergi dari negaranya.

Tantangan ketiga adalah masalah ilmu pengetahuan dan teknologi. Dulu Islam bangga dengan kemampuan keilmuan namun sekarang kita merasa ketinggalan keilmuan di negara-negara Islam.

“Karena itulah saya bangga pertemuan para rektor universitas Islam di Asia Afrika sehingga hasilnya bisa bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Islam,” jelasnya.

Jusuf Kalla berharap kerjasama antaruniversitas di Asia Afrika ini agar bermanfaat dalam meningkatkan keilmuan yang bisa dikembangkan bersama-sama.

Pertemuan silaturahim para delegasi AAUF ini didampingi oleh Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Prof  Dr Amal Fathullah Zarkasyi dan Wakil Rektor Dr Hamid Fahmi Zarkasyi MA dan beberapa staf Pondok Modern Gontor.

Para delegasi ini adalah para anggota AAUF/rektor-rektor perguruan tinggi dari Afrika dan Asia serta para rektor dan perwakilan perguruan tinggi dalam negeri, para dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, guru KMI Gontor putra dan putri, serta siswa akhir KMI Gontor.

Para anggota AAUF merupakan perwakilan dari 10 negara. Mereka adalah Pakistan, Mesir, Sudan, Malaysia, Brunei Darussalam, Srilanka, Australia, Chad, Tunisia, dan Indonesia.

Sebelumnya, mereka mengikuti Konferensi Internasional Afro-Asian University Forum di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Gontor yang dibuka oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Mrsudi, Ahad (22/7). [fr]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Konsolidasi Program, Dewan Dakwah Aceh Gelar Mukerwil

SUARAMASJID|Aceh–Pengurus Wilayah Dewan Dakwah Aceh menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) I tahun 2018 sejak 13-14 …

Translate »