Home / Berita Umat / Ustaz Zulkifli Boleh Dakwah Lagi, Status Tersangka Belum Dicabut

Ustaz Zulkifli Boleh Dakwah Lagi, Status Tersangka Belum Dicabut

SUARAMASJID| Jakarta–Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih empat jam di Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta, Kamis (18/1), Ustaz Zulkifli Muhammad Ali dipersilahkan untuk berdakwah kembali. Namun status tersangka belum dicabut.

Selama proses pemeriksaan, ia mengaku didampingi sekitar 40 kuasa hukum dari total 120 kuasa hukum. Namun, karena ruang pemeriksaan yang tidak terlalu besar, maka hanya diperbolehkan dua kuasa hukum yang masuk ruang pemeriksaan.

“Pengacara kita totalnya di atas 120, yang mendampingi ada 40-an. Di dalam ruangan karena ruang yang kecil, hanya diperbolehkan dua orang dan itu bergantian terus,” kata Zulkifli usai diperiksa di Dittipid Siber Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (18/1)

Zulkifli mengatakan, proses pemeriksaan berjalan dengan lancar. Usai pemeriksaan, Zulkifli sudah diperbolehkan kembali untuk berdakwah, meskipun status tersangkanya belum dicabut. “Tadi sudah disampaikan, pak direktur kita yang menyampaikan, pak ustaz dipersilakan untuk kembali berdakwah,” katanya.

Mengenai pencabutan status tersangkanya, Zulkifli belum mau berkomentar terkait hal tersebut. Namun, ia mengatakan, jika pihak kepolisian masih memerlukan pemeriksaan, maka ia akan kembali dipanggil oleh pihak kepolisian.

“Cuma tetap saja (penyidik mengatakan) kapan-kapan ustaz kami perlukan, mungkin kita bisa kembali bekerja sama, berkomunikasi untuk cara yang lebih soft, yang lebih lembut sehingga tidak perlu ada keributan apa-apa,” katanya.

Zulkifli mengatakan, selama proses pemeriksaan , kalimat yang dipermasalahkan berkaitan dengan akhir zaman. Di mana konten yang ia sampaikan ketika berdakwah berdasarkan atas ayat-ayat Alquran yang jelas dan hadis Nabi.

“Ketika saya mengatakan bahwa kekacauan ini, ketika di Timur Tengah terjadi akan merata ke seluruh dunia. Karena saya ceramahnya di Jakarta, termasuk di Jakarta saya bilang. Nah ini lah yang di pertanyakan letak buktinya. Hadisnya jelas, ayat-ayatnya jelas, kalau mau tahu ada kitabnya. Saya menyarankan ada ensiklopedi akhir zaman oleh Syekh dr Muhammad Ahmad Al-Mubayyadh. Kitabnya sangat tebal, itu sangat lengkap tentang akhir zaman di sana,” tambahnya.

Dalam ensiklopedi tersebut, katanya, berbagai macam bentuk jenis akhir zaman yang terjadi diceritakan dalam kitab tersebut. “Jadi berbagai macam bentuk jenis akhir zaman yang terjadi, termasuk kehancuran Amerika, kehancuran Israel ada di sana Nabi ceritakan,” tambahnya. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 08577-600-5001 atau Telegram @suaramasjid Terima kasih

Check Also

Ukur Dukungan untuk Prabowo-Sandi, Ijtima Ulama Ke-2 Akan Digelar

SUARAMASJID, Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama akan menggelar pertemuan atau Ijtima Ulama …

Translate »