Home / NETIZEN KAMPUS / Untuk Apakah Hidup di Dunia?

Untuk Apakah Hidup di Dunia?

Oleh: Imas Masitoh

(Mahasiswa STEI SEBI Smt.7 )

Ketika akan menciptakan manusia terlebih dahulu Allah memberitahukan kepada para malaikat bahwa makhluk yang akan diciptakan itu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki makhluk Allah yang lain yakni berupa akal yang dikaruniakan oleh Allah kepada setiap manusia.

Keistimewaan akal ini merupakan bekal bagi anak cucu Adam untuk mengarungi kehidupan dunia sekaligus dapat dijadikan alat untuk mencapai tujuan hidup di dunia. Dengan akal manusia bisa mengetahui baik dan buruk. Dengan akal pula manusia dapat memiliki ilmu pengetahuan untuk mengatur dunia.

Dan dengan bekal akal yang sangat dahsyat inilah Allah menjadikan manusia sebagai khalifah-Nya di muka bumi. Sebagaima disebutkan dalam Al-Qur’an ketika Allah akan menciptakan manusia :

وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٞ فِي ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةٗۖ

Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi” [ QS. Al-Baqarah : 30 ]

Ini adalah fungsi hidup manusia di dunia. Yakni sebagai khalifah Allah yang dibebani untuk menghiasi kehidupan dunia dengan nilai-nilai kebaikan seperti keadilan persamaan dan sebagainya.

Hidup di dunia bisa bermakna bila manusia selalu berusaha untuk menjalankan fungsi khalifah yang di bebankan kepadanya. Hidup akan sangat berarti apabila seseorang selalu menebar kebaikan dalam setiap tingkah lakunya. Yakni perilaku yang selalu membawa kedamaian dan ketentraman pada orang di sekitarnya.

Dalam bentuk yang paling konkret, usaha ini dapat berwujud dalam bentuk :

  1. Menjunjung tinggi dan menegakan keadilan
  2. Menumbuhkan kepedulian sosial dengan membantu golongan lemah dan tertindas
  3. Melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar
  4. Menghiasi diri dengan tingkah laku yanng selalu mengedepankan budi luhur, atau yang sering diistilahkan dengan akhlaqul karimah.

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 08577-600-5001 atau Telegram @suaramasjid Terima kasih

Check Also

Tips Merawat Karpet Masjid agar Tidak Ampek

Pernahkah saat sujud di karpet masjid atau musola baunya tidak sedap. Seperti menghirup debu atau …

Translate »