Home / Berita Umat / Siapkan Kader, Rumah Infaq Bangun Pesantren

Siapkan Kader, Rumah Infaq Bangun Pesantren

SM| Bogor– Yayasan Rumah Infaq melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan pesantren Markaz Hufadz di Kabupaten Bogor, Jawa barat.

Lembaga Infaq Nasional ini terus meningktkan program keumatanya dalam mencetak calon-calon hadizh-hafidzah yang akan menjadi kader dalam pengembangan dakwah di seantero Nusantara.

Beberapa Mutofik Sultoni yang lebih dikenal dengan Chef Muto ikut serta dalam kegiatan Groundbreaking pesantren ini berlokasi di  Desa Situ Udik, Kec. Cibungbulan, Ahad (20/1).

Chef Muto ini merupakan salah satu Chef yang terkenal dengan aksi lembar pisau dalam program masak di salah satu stasiun TV Nasional.

Tampak hadir pula Pembina Rumah Infaq Ustadz Yusman Dawolo, Pengawas Syariah Rumah Infaq Ustadz Yanuardi, Direktur Rumah Infaq Iad Yahyadin Munthe, Agus perwakilan Camat Cibungbulan, Mista perwakilan lurah Situ Udik serta perwakilan dari MUI, Babinsa, Bimaspol, dan juga donatur wakaf pesantren bapak Yasman Zendrato, serta donatur masjid pesantren Suhardiman.

Yusman Dawolo pembina Rumah Infaq dalam sambutanya, mengajak kepada kaum muslimin untuk berupaya agar selalu dekat dengan Al-Qur’an, sebab Al-Qur’an akan memberikan syafaat di akhirat kelak.

“Markaz Huffadz merupakan wadah bagi generasi kita untuk menghafal al-Qur’an. Ini ladang pahala akhirat yang harus kita dukung, “ tuturnya.

Program Tahfidz rumah infaq sejauh ini telah mengkader beberapa penghafal al-Qur’an yang berasal dari berbagai daerah. Bukan hanya Jabodebatek namun beberapa santi berasl dari Jawa dan Luar Jawa.

“Alhamdulillah santri yang ikut program ini sejak di buka hampir mencapai ratusan. Dan hafalan mereka ditargetkan minimal 20 juz selama pendidikan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Suhardiman mewakili para donatur menyampaikan rasa bangga atas program yang telah dilakukan Rumah Infaq.  Dirinya berharap pembangunan pesantren Markaz Hufadz dipermudah oleh Allah SWT.

“InsyaAllah saya dan kawan-kawan saya dari sabang sampai merauke akan terus dukung program Pembangunan Pesantren ini. Karena hanya ini lah yang akan menjadi harta kami sesungguhnya”,  kata Suhardiman.

Acara ini dirangkai dengan santunan 25 anak yatim Desa Situ Udik. Dan juga test hafalan santriwan dan santriwati Markaz Huffadz. Sekaligus pemberian hadiah bagi mereka. [fr]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Innalillahi….Imam Masjid Al Aqsa Meninggal Dunia

SM| Khartoum–  Syeikh Prof. Dr. Muhammad Mahmoud Shiyam, imam dan khatib Masjid Al-Aqsha era 1980-an …

Translate »