Home / Khazanah / Dunia Islam / Sekjen OKI: Negara Muslim Harus Realisasikan Program 10 tahun

Sekjen OKI: Negara Muslim Harus Realisasikan Program 10 tahun

 

ISTANBUL, SM—Negara Muslim harus berdiri bersama-sama untuk membantu rakyat Palestina yang menderita di bawah pendudukan Israel, memerangi terorisme dan menyelesaikan konflik di seluruh wilayah, demikian yang disampaikan Iyad Madani, Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), seperti dirilis Arab News, Jumat (15/4).

Dalam pidato di KTT-OKI ke-13, Madani juga menyoroti tentang pentingnya intervensi yang diperlukan untuk memecahkan krisis di Suriah, Yaman, Libya dan beberapa negara lain di Timur Tengah, Afrika, Asia dan Eropa.

Berbicara kepada audiens termasuk Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka, ia mengatakan dunia Muslim mengharapkan para pemimpin OKI untuk menghasilkan program baru 10 tahun yang bisa diwujudkan untuk memenuhi aspirasi mereka.

Tentang Palestina, ia mengatakan bahwa tindakan mendesak diperlukan karena kurangnya politik internasional secara efektif untuk memajukan proses perdamaian. “Tidak ada upaya serius yang dilakukan untuk menghentikan tindakan agresi rasis dan ekspansi pemukiman oleh pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina,” katanya.

Begitu juga terorisme, ia mengatakan bahwa selama tiga bulan terakhir, telah ada 174 aksi teror di negara-negara anggota OKI, mengklaim hampir 3.000 jiwa, dan melukai 4.000 orang. Aksi teroris lainnya terjadi di luar wilayah OKI, yang dikaitkan dengan atau diklaim oleh yang disebut Islam, yang mengakibatkan kematian 122 jiwa dan cedera 520 orang.

“Oleh karena itu, organisasi harus menempatkan diri untuk memerangi terorisme di garis depan, hal ini sejalan dengan artikel Piagam OKI, berkaitan dengan terorisme, ekstremisme, promosi moderasi, dan semua instrumen hukum yang terkait,” katanya.

Dia mengatakan OKI juga telah menyerukan solusi politik untuk krisis Suriah ke Komunike Jenewa I Conference (2012) dan untuk komitmen semua pihak di Suriah agar melaksanakan ketentuan Resolusi Dewan Keamanan 2254 tanggal 18 Desember 2015 dan Resolusi 2268 tanggal 26 Februari 2016.

Madani mengatakan harus ada upaya lebih lanjut untuk mengatasi krisis di Libya, Irak dan Yaman. “Di Irak, kami bekerja dalam koordinasi dengan pemerintah Irak untuk memegang hasil Konferensi Makkah 2 dalam rangka mencapai rekonsiliasi nasional antara semua konstituen dari rakyat Irak.

“Di Yaman, kami terus mendukung upaya pemerintah yang sah dan pasukan koalisi untuk menciptakan perdamaian serta stabilitas politik dan ekonomi,” jelas Madani. [FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Studio Dansa Disulap Jadi Masjid di London

SM| London–Markas Asosiasi Muslim Kanada (MAC) baru saja dipindahkan dari 366 Oxford St E ke …

Translate »