Home / Profil Masjid / Masjid Mancanegara / Masjid Kowloon Jadi Central Umat Islam di Hongkong

Masjid Kowloon Jadi Central Umat Islam di Hongkong

SUARAMASJID—Meski Muslim menjadi minoritas di Hogkong, namun geliat syiar Islam di Masjid Kowloon atau Islamic Center Kowloon selalu ramai oleh umat Islam bahkan menjadi masjid ternama di Hong Kong, Cina.

Sejak Islam masuk Hong Kong pada abad ke-19, negara yang dijuluki Pearl of Orient ini telah memiliki lima masjid yang dikenal masyarakat dunia atas keindahan arsitekturnya. Masjid yang telah dikenal masyarakat dunia, di antaranya Masjid Jamia, Masjid Ammar Wanchai, Masjid Chai Wan, Masjid Stanley, dan Masjid Ibrahim Yau Ma Tei.

Di antara lima masjid di atas tadi, Masjid Kowloon yang memiliki beberapa keunggulan mulai dari ukuran sampai desain arsitekturnya yang megah dan mewah. Desain arsitektur masjid, yang terletak di perempatan Jalan Nathan dan Jalan Haiphong ini memiliki desain modern tradisional, dengan model persegi.

Jika dilihat dari udara, bentuk kotak dua susun pada masjid yang pertama kali dibangun pada 1896 ini, seperti kue ulang tahun lengkap dengan empat lilinnya. Keempat lilin adalah personifikasi dari keempat menara yang menjulang tinggi. Ada beberapa unsur yang menjadikan Masjid Kowloon ini terlihat lebih unggul setelah direnovasi terakhir pada 2008.

Selain dari bangunannya yang berbentuk persegi, yakni warna merah dan kubah yang berada di atas masjid membuat masjid ini terlihat dinamis.

Setelah melihat keindahan detail arsitektur dari atas, kini saatnya kita melihat detail keindahan pada setiap struktur bangunan besutan arsitektur IM Kadri ini dari bawah. Struktur bangunan yang paling pertama bersentuhan adalah tangga dan pagar warna hitam dengan motif bunga.

Setelah melewati anak tangga baru akan terlihat detail keindahannya dari semua unsur-unsur bangunan masjid, yang pertama adalah ventilasi (roster GRC) dengan motif garis lengkung.

Ventilasi berwarna coklat ini mengelilingi dinding bagian dasar dan dinding lantai dua. Di beberapa negara, ventilasi tersebut sering disebut GFRC Glass Fiber Reinforced Concrete adalah jenis beton komposit, yang memiliki kekuatan akan tekanan tinggi, tahan cuaca, tahan api, dan mudah dibentuk. Setelah melihat roster-roster klasik, saatnya meninjau ruang utama.

Di ruangan yang didominasi warna dasar dari granit putih itu, ada terdapat dua lampu kristal yang cahayanya mampu menyilaukan mata. Dua lampu kristal dengan bentuk sarang tawon ini menggantung sejajar di tengah-tengah ruangan masjid. Sehingga lampu gantung merupakan aksesori satu-satunya yang terdapat pada ruang utama.

Dari Kowloon, Muslim Hongkong Bersyiar

Pada perkembangannya, Masjid Islamic Centre Kowloon atau lebih dikenal dengan nama Masjid Tsim Tsa Tsui (TST) ini menjadi simbol berkembangnya syiar Islam di Hong Kong.
Masjid ini dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, baik oleh warga Muslim asli Hong Kong sendiri maupun pekerja migran, termasuk dari Indonesia. Masjid juga biasa digunakan tempat akad nikah.

Jamaah yang ingin melaksanakan akad nikah secara syariat Islam diharuskan membawa surat izin menikah dari Departemen Nikah (Marriage Department), dua saksi (harus laki-laki atau dua perempuan untuk mengganti satu laki-laki), dengan biaya akad nikah sekitar 500 dolar Hong Kong.

Masjid ini juga sangat membantu Muslim Hong Kong lain dari berbagai negara. Di antaranya Tiongkok, Indonesia, Filipina, Bangladesh, Pakistan, Inggris, dan Prancis.

Pihak masjid menguasai beberapa bahasa sehingga dapat memudahkan komunikasi dengan jamaah, termasuk para mualaf yang masih dalam taraf belajar dan perlu bimbingan. [FR]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Masjid Cipaganti, Masjid Tertua di Kota Bandung

SUARAMASJID.com| Bandung–Ada banyak sosok di balik berdirinya Masjid Cipaganti, Jalan Cipaganti (sekarang Jalan RAA Wiranatakusumah). …

Translate »