Home / Komunitas / Masjid Keliling, Siaga Layanan Shalat On The Spot

Masjid Keliling, Siaga Layanan Shalat On The Spot

masjid keliling YMNBandung-SM. Kesulitan menemukan tempat shalat mungkin pernah dialami sebagian masyarakat ketika berkunjung di tempat keramaian atau acara pesta rakyat. Ya, biasanya fasilitas untuk shalat di tempat umum, kadang berada di tempat yang sangat mojok, sempit dan pengap. Hal ini yang membuat Yayasan Masjid Nusantara meluncurkan program masjid keliling pada bulan Februari 2015.

Direktur Yayasan Masjid Nusantara Hamzah Fatdri Ulhaq mengungkapkan, ide dasar lahirnya masjid keliling untuk memberikan pelayanan kemudakan masyarakat melaksanakan shalat wajib berjamaah baik supporter bola, karyawan, pengunjung pasar dan pusat keramaian rakyat lainnya. Selain menyediakan layanan shalat berjamaah, tim Masjid Keliling juga membantu para relawan mengevakuasi korban bencana. “Masjid keliling ini memfasilitasi masyarakat untuk shalat berjamaah on the spot,” paparnya.

Hadirnya masjid keliling ini karena melihat ironi di tengah masyarakat yang biasanya menyelenggarakan acara konser musik, pertandingan bola dan pesta rakyat lainnya, namun sering kelewat waktu sholat. Padahal sebetulnya banyak yang ingin melaksanakan shalat, karena fasilitas shalat yang tidak mendukung sehingga kewajiban tersebut tidak dilaksanakan.

Fasilitas yang disiapkan untuk program shalat on the spot ini berupa mobil elf yang didesain bisa mengangkut peralatan sholat seperti karpet, mukena, sajadah, toren air berkapasitas 500 liter. Pertama kali ini dilakukan ketika terjadi bencana lonsor dan ledakan gas di daerah Pengalengan, Bandung Jawa Barat. Saat itu tim berangkat dari Bandung menuju lokasi yang berjarak sekitar 80 km. Setibanya di lokasi, tim langsung menyiapkan tempat Shalat Jum’at.

Selain memudahkan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, masjid keliling ini juga membantu para relawan, TNI dan polisi untuk melaksanakan shalat berjamaah.  Masjd keliling ini juga membawa marbot dan imam masjid yang sekaligus menjadi khatib jum’at. Mereka inilah yang menjadi supir sekaligus menuju lokasi. “Selain menyediakan layanan shalat berjamaah, tim Masjid Keliling juga membantu para relawan mengevakuasi korban bencana,” tuturnya.

Selain menyiagakan masjid keliling, YMN juga memiliki tiga pelayanan yaitu membersihkan masjid yang kotor, memberikan pelayanan shalat dan di wilayah public dan membantu akurasi arah kiblat masjid. Semua layanan ini tidak dikenakan biaya namun masih di pusatkan di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Menurut Hamzah, prinsipnya bahwa seluruh bumi nusantara adalah masjid Allah sehingga kaum Muslimin bisa melaksanakan shalat dimana saja. Dengan hadirnya mobil masjid ini masyarakkat tidak perlu gengsi untuk melaksanakan shalat dimana saja baik di taman, di ruang kantor, di parkiran dan di tempat-tempat lainnya. Kegiatan ini juga untuk mendorong kesadaran masyarakt agar tidak mudah meninggalkan shalat di tengah kesibukan bekerja.

Mobil masji ini adalah salah satu program YMN yang sejak didirikan konsen kepada pembangunan dan pemberdayaan masjid. YMN juga sudah melakukan pembangunan 40 masjid, merenovasi 30 masjid dan memberikan bantuan 150 soundsistem di masjid-masjid dan menyebarkan 4.000 mukena. Pemberdayaan dan pembangunan masjid ini lebih dikhususnya di tiga daerah yang rawan akidah, rawan ekonomi dan rawan bencana. / ahm

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Penjelasan Masjid Jogokariyan Soal Ricuh dengan Massa PDIP

SM| Yogyakarta–Kericuhan antara sekelompok orang yang menggunakan atribut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan pemuda …

Translate »