Liga Muslim Sedunia Dukung Sikap Beragama Moderat dan Dialog Lintas Agama dengan MPR RI

SM| Mekah–Kunjungan delegasi MPR RI ke Arab Saudi membawa misi penting, antara lain usulan pembentukan forum Majelis Syura sedunia yang disampaikan Ketua MPR RI kepada Ketua Majelis Syura Arab Saudi. Selain itu, permohonan penambahan kuota haji dan penguatan Islam yang Moderat serta hubungan harmonis antar umat beragama.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) yang mendampingi Ketua MPR RI selaku pimpinan rombongan, sangat senang karena Ketua Majlis Syura Saudi Arabia, bahkan Raja Salman bin Abdul Aziz, juga mendukungnya.

Pada saat bertemu Sekretaris Jenderal World Muslim League (Rabithah Alam Islami), Prof. Dr. Muhammad bin Abdul Karim al-Issa dibincangkan juga penguatan pemahaman Islam yang moderat dan berkontribusi bagi perdamaian dunia. “Rabithah adalah lembaga yang menghimpun organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat Islam lintas negara, serta tokoh-tokoh Islam dari berbagai latar belakang mazhab apapun, baik yang minoritas maupun mayoritas,” jelas Hidayat dilansir channelmuslim.com.

Pimpinan MPR RI menyampaikan apresiasi kepada Rabithah yang telah mendukung sikap keberagamaan yang moderat, toleran, terbuka dan saling menghormati perbedaan. Sesuai dengan ajaran Islam, Rabithah juga membimbing umat untuk menghindari sikap beragama yang menyebar kebencian, kekerasan, ekstremisme, dan intolerasi. Karena sebenarnya bila ditelusuri lebih dalam, semua gejala kekerasan di belahan dunia manapun bersumber dari ketidakadilan, bukan terinspirasi ajaran agama. 

Tidak hanya ucapan dan imbauan, Sekjen Rabithah  bahkan sering berkunjung ke berbagai negara di dunia untuk menyampaikann pesan Islam yang damai dan moderat. Berdialog dan tatap muka, serta mengadakan seminar dengan beragam kelompok umat beragama di wilayah Asia (seperti Jepang), Afrika, Rusia dan Eropa, Amerika.

“Rabithah juga mendukung sikap beragama yang peduli dengan masalah kemanusiaan. Mengadakan program bantuan sosial bagi masyarakat yang sangat membutuhkan (seperti kelaparan di Afrika) atau pengembangan sumber daya manusia serta bantuan pendidikan. Semua kegiatan yang positif dan bermanfaat menjadi bukti Islam sebagai rahmatan lil alamin,” ungkap Hidayat.

Sekjen Moslem World League menjelaskan tugas Rabithah untuk menyebarkan ajaran Islam yang benar berwajah damai dan siap bekerjasama dengan pihak manapun dari latar belakang agama/kepercayaan. Demi menghadirkan kemaslahatan umat manusia.

Disamping itu, Rabithah juga mengoreksi salah paham terhadap Islam seperti sikap islamophobia, agar tidak memicu konflik. “Karena komitmen dan aksi nyata itu, Profesor Abdul Karim al-Issa mendapat banyak gelar Doktor kehormatan dari berbagai kampus di dunia. Termasuk yang akan diberikan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim di Malang, Indonesia pada bulan Februari 2020,” papar Hidayat yang cukup mengenal sosok Sekjen Rabithah sejak lama.

Untuk itulah Ketua MPR RI memaksimalkan kehadiran Sekjend Moslem World League di Indonesia, dg mengundangnya hadir ke MPR, berdiskusi atau berkonferensi menguatkan Sikap Beragama yang Moderat, Toleran, Harmoni, Berkontribusi dalam Peradaban dan Perdamaian. Serta Mengkoreksi Salah Paham terhadap Agama”.

Sekjen Rabithah menyambut baik undangan Ketua MPR RI untuk berkunjung ke MPR dan mengadakan dialog atau konferensi lintas agama tersebut. [nk]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Kirim ke suaramasjidkita@gmail.com Terima kasih

Check Also

Gubernur DKI Tiadakan Shalat Jumat di Masjid Dua Pekan ke Depan

SM| Jakarta–Gubernur DKI Anies Baswedan memutuskan meniadakan kegiatan ibadah secara berjamaah yang dilakukan tempat-tempat ibadah …

surat dmi soal corona

DMI Keluarkan Edaran Terkait Shalat Jumat di Masjid

SM| Jakarta–Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan shalat Jumat terkait …

Translate »