Home / Berita Umat / Kemenag Berharap Media Islam Kawal Kasus Keumatan

Kemenag Berharap Media Islam Kawal Kasus Keumatan

SUARAMASJID| Jakarta–Kementerian Agama RI melalui Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam berkomitmen mendorong media online Islam untuk meningkatkan kualitas konten pemberitaan isu keumatan. Untuk itu Bimas Islam menggelar Pelatihan In-dept Reporting Media Islam di Hotel Lumire, Jakarta, Rabu (14/3) malam.

Acara pelatihan wartawan ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Muhammadiyah Amin.

Dalam sambutannya Muhammadiyah Amin menjelaskan, bahwa tujuan pelatihan ini agar media Islam bisa mengawal berita mengenai kasus umat Islam. “Jika terjadi kasus mengenai umat Islam, pasti Bimas Islam akan ditanya. Seperti pemukulan ulama, kasus orang gila menyerang ulama, hingga kasus perceraian,” katanya di depan wartawan.

Maka dari itu diperlukan pelatihan bagi media-media online Islam. Sehingga bila terjadi kasus terhadap umat Islam, tambah Muhammadiyah Amin, maka media-media Islam dapat membantu mengatasi pemberitaan yang ada.

Menurut Kasubag Humas Bimas Islam Sigit Kamseno, para wartawan ini dipertemukan untuk memperkuat kapasitas dalam peliputan mendalam. Mereka akan sharing dengan wartawan senior dari Republika dan Majalah Gatra.
“Ini komitmen kita bermitra dengan media-media Islam dalam meningkatkan narasi,” katanya pada pembukaan kegiatan tersebut.
Pada pelatihan itu, menurut Sigit, para wartawan tidak hanya sharing teori in-dept reporting, tapi juga langsung praktik.
Peserta pelatihan ada 60 wartawan media Islam online di antaranya dari media NU, Muhammadiyah, Persis, Suara Masjid dan lain-lain. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

MIUMI: Ormas Islam Harus Buat Roadmap Perjuangan bagi Kejayaan Umat

SUARAMASJID| Jakarta–Ribuan umat Islam berkumpul di Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta pada Sabtu (01/12/2018) …

Translate »