Home / Berita Umat / Elly Risman: Ketika Ketidakhadiran Orangtua Diganti Gadget

Elly Risman: Ketika Ketidakhadiran Orangtua Diganti Gadget

SM| Jakarta–Pakar Pendidikan Elly Risman mengatakan bahwa pendidikan seks sangat penting bagi anak-anak. Namun, ia menyayangkan masih banyak yang salah paham dengan pendidikan seks.

“Kekurangan mendasar kita, ada pada ketakutan kita dengan kata ‘seks’, padahal itu bagian dari kehidupan kita,”katanya kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).

Menurut Elly, akibat masyarakat alergi dengan pendidikan seks, akhirnya terjadi bencana moral. Anak-anak mengakses konten negatif di media massa dan media sosial tanpa pengawasan dan bimbingan.

Elly menjelaskan bahwa seks bukan urusan kelamin, tapi urusan kelengketan jiwa dengan jiwa. Oleh karena itu, seksualitas tidak bisa dipisahkan dengan pendidikan.

“Bapak-bapak bertanggungjawab atas pendidikan seks mendasar pada anaknya, bila bapak-bapak tidak memperhatikan, maka anak akan mencari ayah yang lain yaitu gadget,”jelasnya.

Lanjut Elly, ketika anak tidak ada kedekatan dengan orangtua, anak-anak menjadi tidak memiliki kasih sayang dan kehangatan. Ketidakhadiran orangtua pada anak, kemudian diganti dengan gadget, maka anak merasa gadget adalah ibunya.

“Ketika anak diambil gadgetnya, anak merasa ibunya yang diambil,”ujarnya.

Situasi Indonesia saat ini, sambung Elly, sedang panen besar dampak gadget, akibat orangtua kurang memberi perhatian kepada anak-anaknya.

“Kalau orang memanfaatkan kita dengan membuat film pendidikan seks, tidak perlu heran. Karena memang kita yang memberikan kesempatan,” cetusnya.

Elly menegaskan kembali bahwa usia 0 sampai 2 tahun, anak harus mendapat kasih sayang dan pendisplinan dari orantuanya.

Sebab, pada usia tersebut anak perlu mengidentifikasi orangtuanya.”Sehingga perlu orangtua hadir dan dekat dengan anak,”tandasnya. [nk]

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Usai Dampingi Pengungsi di Wamena, WMI Bertolak ke Ambon

SM| Jayapura–Usai mendampingi kepulangan 1500 Pengungsi Wamena dari Jayapura pada jumat (11/10/2019), Tim Kemanusiaan Wahana …

Translate »