Home / Berita Umat / DMI Kembangkan Masjid Ramah Lingkungan

DMI Kembangkan Masjid Ramah Lingkungan

SUARAMASJID| Jakarta–Kelangkaan sumberdaya air dan energi merupakan ancaman eksistensi kehidupan masa depan manusia. Karena itu, konservasi dan pelestarian sumberdaya sebagai penunjang hidup harus menjadi prioritas dengan mengubah perilaku ramah lingkungan yang direalisasikan dalam tindakan nyata. Salah satunya melalui masjid.

“Masjid merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk pembinaan moral keagamaan. Masjid bukan hanya semata-mata dijadikan sebagai sarana ibadah ritual (mahdhah), melainkan ia menjadi sarana dan sekaligus kekuatan dalam membangun dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan pembaharuan kehidupan umat, baik sekarang maupun pada masa yang akan datang,” kata Hening Parlan, humas Dewan Masjid Indonesia.

Sementara itu, HM Jusuf Kalla, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia menjelaskan program masjid ramah lingkungan atau ecoMasjid ini diharapkan dapat menjadikan masjid yang mempunyai kepedulian terhadap hubungan timbal balik antar makhluk hidup dan lingkungannya untuk Penghidupan Berkelanjutan kita semua.

“Program ecoMasjid ini sangat selaras dengan program pemerintah, oleh karenanya kita perlu dukung bersama keberhasilannya,” jelasnya saat memberikan sambutan pada Peluncuran ecoMasjid ramah lingkungan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu 11 November 2017.

EcoMasjid adalah program pengelolaan masjid yang berkelanjutan melalui aktivitas memelihara lingkungan hidup dan sumber daya alam yang bertujuan untuk meningkatkan afektifitas dakwah lisan dan aksi nyata secara terukur sebagai perwujudan Islam yang membawa rahmad bagi seluruh alam semesta. Program EcoMasjid ini merupakah program dari Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup (PLH) dan Sumberdaya Alam (SDA) Majelis Ulama Indonesia.
Sebagai informasi, pada 19 Februari 2016 lalu, Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia telah memprakarsai program ecoMasjid yang diluncurkan di Masjid dan pondok pesantren Azzikra Sentul, Bogor.

Untuk mendukung peningkatan akses air dan sanitasi ini untuk masyarakat, Majelis Ulama Indonesia melalui Musyawarah Nasional MUI di Surabaya tahun 2015 telah membahas dan menetapkan Fatwa MUI No. 001/MUNAS-IX/MUI/2015 Tentang Pendayagunaan Harta Zakat, Infaq, Sedekah & Wakaf Untuk Pembangunan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Bagi Masyarakat.

Diharapkan dana sosial keagamaan ini dapat membantu umat dalam pemenuhan kebutuhan dana untuk pembangunan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat, terutama masyarakat miskin. Termasuk didalamnya dapat termasuk sarana pemenuhan tenaga listrik dalam penyediaan akses air dan sanitasi tersebut.

Selanjutnya program ecoMasjid ini akan ditingkatkan ke tingkat nasional melalui suatu perlombaan berbuat kebaikan fastabiqul khairaat khususnya berlomba dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui masjid. Program ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas dan penguatan kelembagaan masjid menuju tatakelola yang bersih, suci dan sehat, juga ramah lingkungan dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat. [FR]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 08577-600-5001 atau Telegram @suaramasjid Terima kasih

Check Also

Kiai Nonop: Ukhuwah Islamiyah Kunci Kemenangan

SUARAMASJID| Garut–KH. Nonop Hanafi, pelopor jalan kaki saat Aksi Bela Islam beberapa waktu lalu dari …