Home / Berita Umat / BWI Apresiasi Program Pembangunan 99 Masjid Johari Zein Foundation

BWI Apresiasi Program Pembangunan 99 Masjid Johari Zein Foundation

SM| Jakarta–Program Indonesia Bersedekah Jariah (Indonesia Berseri) adalah program pembangunan, pengembangan dan pemakmuran 99 masjid di delapan penjuru dunia yang diinisiasi oleh Johari Zein Foundation.

Johari Zein Foundation adalah Lembaga filantropi yang didirikan oleh tokoh logistik nasional Djohari Zein pada tahun 2017. Visinya menjadi wasilah terwujudnya umat yang bertakwa melalui pembangunan 99 masjid di 8 penjuru dunia.

Bagi Djohari Zein, masjid adalah tempat yang tepat untuk meningkatkan keimanan, semakin kuat keimanan seseorang, semakin besar pula perlindungan Allah padanya. Demikian pula halnya, terhadap bangsa yang beriman, maka mereka akan senantiasa dalam lindungan Allah. Dan sesempurna-sempurnanya orang beriman adalah yang paling baik akhlaknya (beradab).

“Saya, lahir tahun 1954 di Medan dari keluarga pedagang sederhana, WNI Tionghoa, dalam lingkungan keluarga Budha namun di sekolahkan pada sekolah-sekolah Katholik sampai SMA. Alhamdulillah dalam perjalanan hidup saya, saya menemukan Islam sebagai agama saya. saya mualaf di tahun 1982, dan sejak saat itu, Al-Quran sebagai petunjuk hidup saya,” jelas Djohari Zein dalam sambutannya di peluncuran Program Indonesia Berseri di Jakarta (17/10/2019).

Djohari melanjutkan, di usia ke 65 tahun, hampir setengah dari usianya dihabiskan waktunya untuk membangun perusahaan seperti JNE. JNE adalah perusahaan logistik di Indonesia yang Djohari impikan bisa menjadi perusahaan logistik yang jadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Alhamdulillah, sampai hari ini, JNE mampu bertahan sebagai market leader di bidang logistic di Indonesia. Saya menikmati perjalanan saya dengan JNE, karena saya banyak mendapat Ilmu dan pengalaman, selain uang yang cukup, saya bertemu dengan guru spiritual yang istimewa, bapak Alm H. Soeprapto, dermawan dan entrepreneur luar biasa,” lanjut Djohari.

Berangkat dari pengalaman spiritual tersebut, lahirlah Johari Zein Foundation. Sebuah lembaga filantropi yang bercita-cita membangun, mengembangkan dan memakmurkan 99 masjid di 8 penjuru dunia. Angka 99 diambil dari nama-nama baik Allah (Asmaul Husna) yang berjumlah 99.

Dari 99 masjid, saat ini Johari Zein Foundation telah membangun masjid Zeinurrahim di desa Medana Lombok Utara. Sesuai dengan cita-cita tersebut, jika 99 masjid sudah terbangun, Johari Zein Foundation akan kembali membangun 99 masjid lainnya, seperti halnya orang yang sedang berthawaf.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh menjelaskan bahwa dirinya sangat senang atas cita-cita yang diinisiasi oleh Johari Zein Foundation. Ia berharap, cita-cita pembangunan tidak berhenti pada 99 masjid, tapi terus bertambah lagi.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut juga berharap masjid yang akan dibangun Johari Zein Foundation memiliki empat fungsi masjid. Yaitu, fungsi peribadatan, pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

“Bukan sekedar membangun masjid biasa, tapi sebagai fungsi peradaban, minimal ada fungsi pendidikan, paling tidak ada PAUD, dan TPQ sehingga anak kecil sudah biasa mengenal Alquran,” jelas Muhammad Nuh pada peluncuran Program Indonesia Berseri Johari Zein Foundation di Jakarta (Kamis, 17 Oktober 2019).

Untuk menyukseskan program Indonesia Berseri, Johari Zein Foundation membentuk komunitas Relawan Bangun Masjid (RBM). RBM bertujuan untuk menghimpun, menyebarkan, dan mendukung program pembangunan peradaban manusia yang unggul dan berakhlak mulia melalui masjid. RBM adalah bagian dari Program Indonesia Berseri Johari Zein Foundation.

Turut hadir dalam peluncurah Indonesia Berseri dan deklarasi RBM dari para tokoh nasional, diantara Ketua Badan Wakaf Indonesia Muhammad Nuh, Seniman Dik Doank, Anggota Dewan Syariah Nasional MUI Kyai Cholil Nafis dan Adiwarman Karim, praktisi ekonomi Syariah. [nk]

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Wahdah Hadirkan Aktivis Muslimah Palestina di Ummat Fest 2019

SM| Makassar— Sejak 50 tahun lalu, blokade Israel mengungkung kebebasan rakyat Palestina. Sejak itu pula …

Translate »