Home / Telaga Hikmah / 10 Amalan Penting di Bulan Ramadhan

10 Amalan Penting di Bulan Ramadhan

SUARAMASJID–Umat Islam di bulan Ramadhan sengaja dilaparkan dan dihauskan serentak oleh Allah SWT. Namun, di pagi hari, makan sahur bareng-bareng. Seluruh umat Islam diharapkan untuk meningkatkan amal ibadah selama bulan suci Ramadhan. Keimanan seseorang dilihat dari seberapa besar amal ibadah yang bermanfaat buat orang lain.

Pengajian bulanan bertepatan pada Sabtu, 21 Sya’ban 1437/ 28 Mei 2016 disampaikan oleh Ustadz HM Arifin Ilham dengan tema amalan penting di bulan Ramadhan. Dalam situasi seperti ini, marilah kita berbuat. Agama itu al-amal(tindakan nyata). Makanya, iman seseorang dilihat dari seberapa besar manfaat kita buat orang lain. Jangan mengaku beriman kalau belum menjadi orang bermanfaat. Khairunnasi anfa’uhum linnasi (Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat buat orang lain).

Ramadhan merupakan bulan keluarga, bulan tetangga, bulan persaudaraan, bulan fakir miskin, bulan yatim piatu, bulan memerhatikan mereka yang papa, karena kita sengaja dilaparkan, dihauskan serentak oleh Allah SWT. Sementara anak-anak yatim, kaum papa, dan fakir miskin sudah sejak lama terbiasa lapar. Diantara hikmahnya ialah ada efek sosial yang tinggi. Makanya, kita dikeluargakan oleh Allah SWT. Mana terjadi kita makan bareng pagi-pagi, kecuali di bulan suci Ramadhan.

Pada bulan Ramadhan ini ada amalan penting yang harus dilakukan oleh umat Islam agar pelaksanaan Ramadhannya berkualitas. Ada 10 amalan penting yang bisa dilaksanakan di bulan Ramadhan, yaitu:

  1. Anjuran berpuasa. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa…” (QS. Al-Baqarah [2]:183).
  2. Anjuran untuk mendirikan shalat malam, seperti tahajud dan taraweh. “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”(QS. Al-Isra [17]:79).
  3. Anjuran untuk membaca, mengkaji al-Qur’an. “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)…” (QS. Al-Baqarah [2]:185)
  4. Memperbanyak amalan sedekah “Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at[160]. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim. (QS. Ak-Baqarah [2]: 254).
  5. Memberi makanan berbuka & syahur. “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga. (HR. Tirmidzi)
  6. Memperbanyak i’tikaf di masjid. “….Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf[115] dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]:187).
  7. Memperbanyak duduk di majelis ilmu dan zikir. “”Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (QS. Al-Imran [3]:79)
  8. Memperbanyak berdoa kepada Allah. “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al-Baqarah [2]:186)
  9. Memperbanyak zikir kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. (QS. Al-Ahzab [33]:41-42).
  10. Memperbanyak bersilaturrahim. “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa’ [4]:1)

 

Komentar

About redaksi

Mau kirim tulisan kegiatan masjid? Hubungi 0817-19-5001 Terima kasih

Check Also

Sejuta Hikmah di Penjara

Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuh. Sahabatku, hidup di dunia ini adalah kesempatan satu satunya …

Translate »